"Manakala terjadi ketidakseimbangan, maka ada kewajiban kedua negara untuk menyeimbangkan kembali. Jadi tidak boleh ada satu impor yang memukul industri kita. Itu prinsip" ujarnya di JCC, Senayan, Jakarta, Minggu (4/12/2011)
Hatta menjelaskan dalam pasar terbuka seperti ini, tetap harus ada protokol yang mengatur. Apabila di dalam perdagangan itu terjadi pukulan atau almost injury terhadap beberapa industri, agar tidak mematikan industri dalam negeri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di tempat yang sama, Ketua HIPMI baru, Raja Sapta Oktohari resmi melantik 100 anggotanya. Mereka masuk dalam kepengurusan pengusaha muda periode 2011-2014. Okto yakin, anggota HIPMI dapat memberikan kontribusi besar dalam pembangunan nasional
"Saya yakin bahwa HIPMI memiliki potensi yang besar dalam pembangunan ekonomi indonesia" tambah Okto di tempat yang sama.
Ketua Dewan Pembina HIPMI, dan juga mantan Ketua Umum periode sebelumnya, Erwin Aksa, juga berharap banyak anggota HIPMI yang bisa terjun ke dunia politik tanah air. "Sudah ada orang dari HIPMI yang menjadi Menteri. Maka kedepan, saya berharap bahwa Presiden bisa dari HIPMI," tuturnya.
Hatta Rajasa pun mengingatkan, program MP3EI membuka peluang kepada para pengusaha. "MP3EI memberikan banyak peluang bagi pengusaha untuk dimanfaatkan" tegas Hatta.
(wep/wep)










































