Para pejabat Eropa tampak tak terbiasa dengan keramahan Geithner yang September lalu datang dengan banyak tuntutan terkait penyelesaian krisis utang di Eropa.
Pada pertemuan di Berlin seperti dikutip dari situs resmi Deutsche Welle, Rabu (7/12/2011), sikap Geithner lebih lunak, bahkan ia memuji Eropa. "Saya merasa besar hati oleh perkembangan di Eropa beberapa pekan terakhir".
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan adanya Geithner di Berlin, Menteri Keuangan Jerman Wolfgang Schäuble akan membahas persiapan untuk KTT Eropa yang akan dimulai hari Jumat 9 Desember mendatang.
"Pertemuan ini akan mengembalikan kepercayaan pasar keuangan di zona Eropa," kata Schäuble.
Menurutnya, rencana Jerman dan Perancis untuk meluncurkan mekanisme yang meningkatkan stabilitas Eropa akan diputuskan pada KTT Eropa itu. Rancangan dana penyelamatan yang lebih baik akan diberlakukan tahun 2012, setahun lebih awal dari rencana sebelumnya.
Beberapa bulan terakhir, Geithner bukanlah tamu favorit Eropa. Para petinggi Eropa merasa digurui olehnya. Mereka menilai saran dan tuntutan politisi Amerika ini tidak adil.
Apalagi Eropa tengah bekerja keras untuk menyelamatkan zona Eropa. Salah satu yang dilontarkan Geithner adalah mendesak agar Bank Sentral Eropa menjamin obligasi negara-negara Eropa dan melipat gandakan dana stabilitas EFSF. Dua permintaan politisi AS itu sampai kini ditolak oleh negara-negara Eropa.
Setelah pernyataan Geithner itu, para pemuka Eropa menjadi sangat sensitif. Perdana Menteri Luxemburg dan Ketua Gurp Euro, Jean-Claude Juncker memutuskan untuk tidak berbicara mengenai permasalahan Eropa dengan seseorang yang bukan dari negara anggota uni Eropa.
Menteri Keuangan Austria Maria Fekter mengritik Geithner, menudingnya tidak berhak menggurui apalagi AS tengah menghadapi krisis utang yang sama dan melambatnya perekonomian.
Akhir-akhir ini beredar kabar mengenai kemungkinan Bank Sentral AS dan Eropa bekerjasama dengan IMF untuk ikut membantu menanggulangi krisis Eropa.
Menanggapi hal ini, Geithner tidak memberikan jawaban yang jelas, kecuali menyatakan bahwa Amerika akan terus mendukung peran konstruktif dana penyelamatan itu.
(ang/dnl)











































