Demikian disampaikan oleh Menteri Keuangan Agus Martowardojo di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (7/12/2011).
"BLT hanya satu alternatif. Tapi yang paling utama merespons terkait kesehatan, pendidikan, PNPM dan kita ada dana untuk sosial itu kira-kira Rp 2 triliun. Jadi itu jumlah yang besar dan kita persiapkan diri lebih baik," jelas Agus Marto.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dikatakan Agus Marto, Presiden SBY memang telah mengingatkan jajarannya untuk mempersiapkan langkah antisipasi krisis. Menurut Agus Marto, pemerintah dan Bank Indonesia (BI) telah melakukan persiapan dan pengamatan terhadap perkembangan krisis global sejak 2 bulan lalu.
"Kalau presiden menyampaikan kekhawatiran dunia itu menunjukan sampai tingkat Presiden kita membahas antisipasi. Jadi kami menyampaikan bahwa kita terus melaksanakan CMP (crisis management protocol) kita," jelas Agus Marto.
Tak hanya pemerintah pusat, Agus Marto juga meminta pemerintah daerah dan dunia usaha untuk mewaspadai guncangan pada perekonomian global.
(dnl/ang)











































