Dirjen Bea Cukai: Kalau Ingin Kaya Jangan Jadi PNS

Dirjen Bea Cukai: Kalau Ingin Kaya Jangan Jadi PNS

- detikFinance
Kamis, 08 Des 2011 10:11 WIB
Dirjen Bea Cukai: Kalau Ingin Kaya Jangan Jadi PNS
Jakarta - Direktur Jenderal (Dirjen) Bea Cukai Agung Kuswandono menilai masalah korupsi di Pegawai Negeri Sipil (PNS) terjadi karena kurangnya sikap integritas dalam diri pegawai. Menurutnya, niat menjadi PNS haruslah berbakti kepada negara, bukan mengejar harta.

"Inti masalah korupsi cuma satu yaitu integritas," ujar Agung dalam Talk Show Anti Korupsi di KPP Tanjung Priok, Jakarta, Kamis (8/12/2011).

Untuk itu, Agung menegaskan untuk menyelesaikan masalah korupsi ini perlunya harmonisasi antara hati nurani dan rasio.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Nurani tidak bisa bohong, yang membohongi adalah rasio kita. Seperti masalah needs tadi, ini acuan yang kita kembangkan ke depan," ujarnya.

Agung mengakui pemberantasan korupsi ini memang bukanlah perkara mudah. Banyak godaan dan kepentingan yang menjadi gangguan pelaksanaan gerakan anti korupsi.

"Bukan hal sepele kalau berbicara korupsi karena banyak kepentingan dan godaan," ujarnya.

Namun, Agung menyatakan dirinya dan para pegawainya akan terus bekerja sambil melakukan perbaikan-perbaikan sistem.

"Kami ingin berbuat baik, kalau belum dinilai baik kami tetap berusaha menjadi pegawai yang baik," jelasnya.

Agung menyampaikan dirinya menekankan kepada para pegawainya untuk bekerja dengan baik dan menegaskan tanpa korupsi pun, PNS bisa hidup layak.

"Saya tekankan, intinya kita bekerja, kalau dengan prinsip integritas yang tinggi, Insya Allah, kita tidak akan kurang rezeki, bisa tidur nyenyak, anak istri makan cukup, enggak akan kurang, kalau tidak bisa menyekolahkan anak ke sekolah mahal, cukup sekolah negeri saja, dirjen saja juga sekolah negeri," ujarnya.

"Kalau PNS memang risikonya seperti ini, kalau pengen kaya, seperti Tommy Winata, ya jangan jadi PNS tapi jadi pengusaha, jadi ya dinikmati saja," tambahnya.

(nia/ang)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads