Tahun Ajaran Baru, Nasabah Pegadaian Padang Melonjak

Tahun Ajaran Baru, Nasabah Pegadaian Padang Melonjak

- detikFinance
Selasa, 20 Jul 2004 16:12 WIB
Padang - Selama proses penerimaan siswa baru tahun ajaran 2004 - 2005, jumlah nasabah Perusahaan Umum (Perum) Pegadaian Kantor Wilayah (Kanwil) Padang mengalami peningkatan sekitar 10 - 20 persen dibandingkan bulan-bulan biasa. Berdasarkan data yang dihimpun perusahaan ini, beberapa tahun belakangan ada kecenderungan jasa Pegadaian semakin digemari warga untuk mendapatkan dana segar dengan cepat dan mudah.Hal tersebut disampaikan oleh Fungsional Humas dan Hukum Perum Pegadaian Kanwil Padang Asmaldi ketika ditemui detikcom di kantornya, Jl. Proklamasi nomor 22 Padang, Selasa (20/7/2004). "Setiap tahunnya, ada momen-momen tertentu jumlah nasabah Pegadaian mengalami lonjakan, misalnya menjelang tahun ajaran baru dan lebaran. Untuk tahun ajaran baru 2004 - 2005, nasabah kami meningkat 10 -20 persen," ujar Asmaldi.Dikatakan Asmaldi, rata-rata warga yang menggunakan jasa Pegadaian Kanwil Padang menggunakan perhiasan emas sebagai barang jaminan. "Persentase warga yang menjadikan perhiasan emas sebagai jaminan mencapai 70 persen. Selebihnya, berupa kendaraan bermotor dan barang-barang elektronik," ujarnya. Sementara itu, Jusnimar (41), salah seorang warga usai menggadaikan perhiasan emasnya mengaku terpaksa menggadai karena biaya yang dibutuhkan anaknya untuk masuk sebuah Sekolah Teknik Menengah (STM) di Padang sangat besar. "Dalam sebulan, sudah dua kali saya datang ke Pegadaian. Pertama untuk melunasi seluruh biaya sekolah anak saya ketika masih di SLTP. Kedua, ya untuk mendaftar masuk ke STM itu," ujar Jusnimar.Lebih lanjut, Jusnimar mengaku datang ke Pegadaian karena prosesnya lebih gampang dan cepat dibandingkan tempat lainnya. "Kalau ke bank, butuh waktu lama dan syaratnya macam-macam. Sementara, anak saya butuh biaya cepat. Tahu sendirilah sekolah zaman sekarang, selain mahal juga nggak boleh terlambat bayarnya," demikian Jusnimar. (asy/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads