Bakal Kebanjiran Dana Asing, Pemerintah Janji Berbenah

Bakal Kebanjiran Dana Asing, Pemerintah Janji Berbenah

- detikFinance
Jumat, 16 Des 2011 10:07 WIB
Bakal Kebanjiran Dana Asing, Pemerintah Janji Berbenah
Nusa Dua - Pemerintah memprediksi arus dana asing akan mengalir semakin gencar di 2012 menyusul naiknya peringkat Indonesia menjadi investment grade. Pemerintah menyatakan siap untuk berbenah.

Menurut Menteri Keuangan Agus Martowardojo, pemerintah akan memprioritaskan kerjasama dengan berbagai pihak dan sektor industri supaya arus modal masuk bisa diserap dengan baik.

"Untuk perencanaan yang lebih baik, pemerintah bekerjasama dengan berbagai sektor dengan prioritas untuk me-manage inflow. Kita mulai dari reformasi birokrasi," katanya di sela seminar Transforming Capital Inflow Into Real Investment Through Sound Fiscal Policy di Nusa Dua, Bali, Jumat (16/12/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Arus asing yang dana masuk terebut tidak hanya akan ditampung oleh pemerintah, tetapi juga pihak swasta. Sehingga, pemerintah mengharapkan adanya kerjasama yang solid antara pemerintah dan swasta.

"Dengan alokasi yang baik akan membuat semua sektor semakin siap. Kita mulai dari anggaran dan kerjasama pemerintah dan swasta, bagaimana investasinya bisa bertahan dan berkembang di Indonesia," tegasnya.

Selama ini pemerintah juga sudah memberi kemudahan-kemudahan bagi para investor asing yang berniat untuk masuk, salah satunya adalah dari pemberian insentif pajak dan fasilitas-fasilitas umum lainnya.

"Jadi investor sudah tahu persis sektor tertentu sudah ada insentif fiskal yang bisa mengurangi pajak dengan skema tertentu," imbuhnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Badan Kebijakan Fiskal Bambang Brodjonegoro mengatakan, arus modal masuk yang diperkirakan semakin membengkak itu menjadi tantangan tersendiri bagi Indonesia. Jika tidak dikelola dengan baik, justru malah akan merugikan.

"Ini menjadi tantangan bagaiman modal masuk itu bisa berimbang. Foreign Direct Investment seperti apa yang akan masuk dan ke mana," ujar Bambang.

Dana-dana asing yang siap membanjiri Indonesia ini, kata Bambang, harus dikelola dengan dan tepat melalui kebijakan fiskal yang baik, sehingga tidak salah sasaran.

"Harus di-manage dan diubah menjadi investasi langsung," katanya.

Seperti diketahui, kemarin salah satu dari tiga lembaga pemeringkat kelas dunia, Fitch's Rating sudah menaikkan peringkat Indonesia dari BB+ menjadi BBB-. Ini merupakan peringkat yang setara dengan investment grade alias negara yang layak menjadi tempat berinvestasi.

(ang/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads