Ini diakui oleh Presiden SBY saat jumpa pers di kantornya, Jumat (16/12/2011).
"Fitch juga menyebut di tengah-tengah faktor yang dinilai baik yang mengakibatkan kita dinaikkan menuju investment grade, ada masalah politik yang bisa mengganggu proses reformasi yang berjalan dan kemudian masih ada kasus-kasus korupsi," tegas SBY.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dan korupsi saya kira bukan menjadi rahasia umum lagi, ini harus betul-betul kita cegah dan berantas, karena lembaga dunia pun melihat seperti itu," kata SBY.
Ke depan, SBY berjanji akan terus meningkatkan perekonomian Indonesia sehingga lapangan kerja tumbuh dan kemiskinan bisa dikurangi, sehingga pertahanan ekonomi makin kuat.
"Kita juga belajar dari sejarah, kalau ekonomi kita sangat tergantung kepada ekonomi global, misalnya hanya mengandalkan ekspor, pasar global menciut, pasar gunjang ganjing, maka runtuh lah perekonomian sebuah negara itu. Sejak ada krisis 2008 dan 2009 lalu, bahkan sebelumnya kita terus memperkuat pasar domestik kita. Alhamdulillah ini menolong, di kala krisis pun Indonesia masih tumbuh secara positif," tuturnya.
Kenaikan peringkat Indonesia menjadi investment grade ini menurut SBY bakal membuat aliran modal asing makin deras datang ke Indonesia. Ini bakal membuat ekonomi bergerak makin lincah.
Meski begitu, pemerintah terus waspada untuk mencegah Indonesia ketularan krisis yang terjadi di Eropa saat ini.
"Saya akan mengundang lagi dunia usaha, para gubernur, di mana usaha-usaha itu dilakukan di daerah-daerah di tanah air, dan tentunya jajaran kabinet pemerintah pusat. Kita duduk bersama di awal tahun agar awal tahun 2012 kita bisa melakukan pemajuan ekonomi yang lebih bagus, ini sangat penting karena sekali lagi, dunia masih gunjang-ganjing," kata SBY.
(dnl/qom)











































