Demikian disampaikan oleh Pengamat Ekonomi Dradjad Wibowo kepada detikFinance, Jumat (16/12/2011).
"Yang lebih penting, imbangi kenaikan rating tersebut dengan perbaikan mikro, terutama percepatan pembangunan infrastruktur. Jika ini diwujudkan, dana akan mengalir dalam bentuk FDI (investasi langsung), bukan portofolio saja. Efek bola saljunya akan besar sekali, baik untuk pertumbuhan maupun stabilitas makro," ujar Dradjad.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini bisa kita lakukan, jadi nantinya peningkatan peringkat itu akan membawa investasi, bukan utang," jelasnya.
Dengan pasar domestik yang besar dan kuat disertai pembangunan infrastruktur, lanjut Dradjad, dapat menumbuhkan perekonomian Indonesia dengan cepat.
"Apalagi pasar domestik kita terus membesar dengan kelas menengah yang tumbuh cepat, termasuk di antara yang tercepat di Asia. Ini kombinasi yang ampuh untuk menarik investasi, asal infrastruktur tidak jadi hambatan," tandasnya.
(nia/dnl)










































