Deputi Menteri Badan Usaha Milik Negara Bidang Usaha Infrastruktur dan Logistik Sumaryanto Widayatin mengatakan jalur kereta tersebut akan melalui lingkar Jakarta-Bogor-Depok-Tanggerang-Bekasi.
"Proyek tersebut ditarget dalam dua tahun selesai, dan dianggarkan menghabiskan dana sedikitnya Rp 2,26 triliun," ujar Sumaryanto di Kantor Kementerian BUMN, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Selasa (20/12/11).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Baru setelah keluarnya Perpres No. 83 tahun 2011 tentang Penugasan KAI untuk menyelenggarakan prasarana dan sarana kereta Bandara Soekarno-Hatta, baru mereka berani kebut ini proyek," ujarnya lagi.
Nantinya direncanakan harga tiketnya berkisar Rp 25.000-50.000, tetapi tergantung sinyal dari pemerintah. "Kalau sinyal pemerintah baik, harga tiketnya bisa lebih murah," ucap Sumaryanto.
Ditambahkannya, keret yang akan digunakan nantinya merupakan KA 'bekas' dari Jepang dengan jumalah 100 ribu gerbong.
(dnl/dnl)











































