"2011 pencapaian laba kita mencapai Rp 138 miliar, dan tahun depan kita targetkan mencapai Rp 182 miliar," kata Presiden Director PT Pos Indonesia, I Ketut Mardjana, disela-sela Media Gathering dengan Media, di Hotel Grand Kemang Jakarta, Kamis (22/12/11).
Menurutnya sejak tahun 2003-2008, PT Pos selalu mengalami kerugian namun setelah merubah brand baru, perwajahan baru, Ia mengklaim PT Pos sejak 2009 mulai untung dengan perolehan laba mencapai Rp 81 miliar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mardjana mengaku optimis target Rp 182 miliar tersebut dapat tercapai mengingat pada tahun depan akan merevatilisasi tiap kantor pos di seluruh Indonesia. "Mulai dari tampilan gedung, penyimpanan logistik dan surat, pelayanan ke customer semuanya direvitalisasi," ujarnya.
Mengenai dana revatilisasi kantor pos, pihaknya menginvestasikan dana sekitar Rp 271 miliar. "Tapi dana investasi tersebut pada pertengahan akan direncanakan ditingkatkan kembali," ujarnya.
Revatilisasi tersebut dikatakannya akan dilakukan secara bertahap yang akan dilakukan mulai 2011-2015.
"Revatilisasi ini harus dilakukan mengingat sebagai antisipasi perubahan bisnis pos yang mengarah ke liberalisasi bisnis dengan dikeluarkannya UU No 38/2009 tentang Perposan. Jadi nantinya Pos Indonesia tidak lagi sebagai sebuah perusahan bisnis surat-menyurat saja melainkan pendekatannya lebih ke arah bisnis," jelasnya.
(hen/hen)











































