Pemda Sumatera Kaya-Kaya, Harus Diajak BUMN Bangun Tol

Pemda Sumatera Kaya-Kaya, Harus Diajak BUMN Bangun Tol

- detikFinance
Selasa, 27 Des 2011 16:01 WIB
Pemda Sumatera Kaya-Kaya, Harus Diajak BUMN Bangun Tol
Jakarta - Kemacetan di pulau Sumatera bisa terselesaikan dengan membangun jalan tol. Untuk itu, Menteri BUMN Dahlan Iskan mendorong BUMN Karya bekerja sama dengan Pemerintah Daerah (Pemda) setempat, dalam membangun jalan tol. Langkah ini telah berhasil dilakukan pada pembangunan tol Nusa Dua-Ngurah Rai-Benoa di Bali.

Demikian disampaikan Dahlan di kantornya, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Selasa (27/12/2011).

"Di beberapa tempat di Sumatera harus melakukan persiapan dan pelaksanaan yang cepat seperti jalan tol Bali. BUMN-BUMN Karya harus bersatu, ajak Pemda setempat. Karena Pemda Sumatera kaya-kaya," jelasnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Dahlan, ia mendapat keluhan dari para Gubernur dan Bupati di Sumatera karena kemacetan jalan yang semakin merajalela. Untuk mencapai titik satu ke yang lain, membutuhkan waktu yang lama. Seperti pada jalur Bakauheni-Lampung, Palembang-Prabumulih, Padang ke dan menuju Bukit Tinggi.

"Juga ada Medan-Binjai, Medan-Kaban Jahe-Lubuk Pakam. Itu ampun-ampun, Gubernur di Sumatera mengeluh luar biasa. Jadi undang Gubernur untuk bangun jalan tol," tegas Dahlan.

Selain BUMN karya, Dahlan juga menyebut, PT Jasa Marga (Persero) bisa dilibatkan. Caranya, Jasa Marga membentuk anak usaha dengan Pemda. "Jasa Marga mungkin punya anak-anak usaha yang bekerja sama, dengan BUMN karya dan Pemda," jelasnya.

Dahlan pun menginginkan para BUMN karya mengikuti kiat sukses pembangunan jalan tol di Bali. Karena hanya dalam 14 bulan, persiapan serta pelaksanaan pembangunan jalan tol bisa dilaksanakan.

"Pembangunan ini, akan menjadi model. Sejak ide awal muncul sampai peletakan batu pertama, hanya delapan bulan bulan. Jadi-jadi dalam 14 bulan. Ini belum pernah, yang begitu cepat. Kita minta jadi model. Sudah lapor juga ke SBY," tuturnya.

(wep/qom)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads