Ikan Impor Marak Beredar di Tegal, Nelayan Teriak

Ikan Impor Marak Beredar di Tegal, Nelayan Teriak

- detikFinance
Rabu, 28 Des 2011 10:01 WIB
Ikan Impor Marak Beredar di Tegal, Nelayan Teriak
Tegal - Para nelayan Kota Tegal, Jawa Tengah mengeluhkan beredarnya ikan impor di pasaran daerah setempat. Pasalnya, ikan impor ini mengakibatkan pendapatan nelayan turun.

Ketua Kelompok Nelayan Purse Seine Tegal, Syamsudin mengatakan, selain mengakibatkan pendapatan nelayan turun, membanjirnya ikan impor di Tegal ini juga menyebabkan pajak retribusi tempat pelelangan ikan itu merosot.

"Yang jelas, harga ikan impor tersebut dijual lebih murah jika dibanding dari hasil tangkapan ikan nelayan setempat. Tentunya, dengan persaingan harga seperti itu mengakibatkan pendapatan nelayan dan TPI juga turun," katanya di Tegal, Rabu (28/12/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurutnya, ikan impor itu dijual pedagang dengan mengunakan mobil boks dan truk di sekitar lingkungan TPI Kota Tegal. "Bahkan beberapa diantara para suplier ikan import tersebut secara terang-terangan merekrut pengepul ikan lokal untuk dijadikan distributor ikan import," kata Saymsudin.

Hal yang sama juga di kemukakan oleh Soleh (45) salah satu pedagang besar ikan lokal yang ditemui detikFinance di komplek pengepul ikan lokal Kelurahan Tegal Sari, Tegal. Menurutnya, jenis ikan impor yang dijual itu seperti ikan layang dan tongkol kecil. Namun demikian, ia mengaku tidak tahu asal negera pengimport ikan tersebut.

"Jenis ikan layang dan tongkol itu dijual pedagang seharga sekitar Rp 7 ribu/kg per kilogram atau lebih murah dibanding ikan lokal yang sama Rp 9 ribu/kg," kata Soleh.

Dengan maraknya beredarnya ikan impor tersebut, ia meminta pemkot setempat ikut mengawasi peredaran ikan tersebut.

"Kami menduga ikan olahan impor itu mengandung obat kimia sehingga dikhawatirkan akan menganggu kesehatan. Karena itu, Pemkot Tegal harus ikut mengawasi peredaran ikan impor tersebut," kata Soleh.

(ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads