"Target ekspor melebihi US$ 200 miliar untuk 2011, mungkin sampai ke US$ 208 tapi ini masih estimasi ya," katanya disela-sela acara Peluncuran SSO, Kantor BPOM, Jakarta, Kamis (29/12/2011).
Pada 2012 sendiri, Bayu mengatakan pemerintah menargetkan ekspor bisa mencapai US$ 230 miliar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nilai ekspor Indonesia secara kumulatif selama Januari sampai Oktober 2011 mencapai US$ 169.029,9 juta atau naik 34,88 persen dibanding periode yang sama tahun 2010, sementara ekspor nonmigas mencapai US$134.726,4 juta atau meningkat 30,36 persen.
Ekspor Indonesia pada Oktober 2011 mengalami penurunan sebesar 4,21 persen dibanding September 2011 yaitu dari US$ 17.543,4 juta menjadi US$ 16.804,2 juta. Bila dibandingkan dengan Oktober 2010, ekspor mengalami peningkatan sebesar 16,70 persen.
Penurunan ekspor Oktober 2011 dibanding September 2011 disebabkan oleh menurunnya ekspor migas sebesar 26,30 persen yaitu dari US$ 3.931,0 juta menjadi US$ 2.897,0 juta.
Sementara, ekspor nonmigas mengalami peningkatan sebesar 2,17 persen dari US$13.612,4 juta menjadi US$ 13.907,2 juta. Lebih lanjut penurunan ekspor migas disebabkan oleh menurunnya ekspor minyak mentah sebesar 23,52 persen menjadi US$ 1.028,6 juta.
(dru/hen)











































