Ini yang menjadikan Direktur Utama PT Jasa Marga Tbk (JSMR) Frans Sunito pening. Menurutnya perseroan tidak bisa memaksakan penambahan jalan tol, jika lahan yang dibebaskan juga tak kunjung berjalan.
"Kondisi jalan gitu-gitu aja. Tahun depan kabarnya akan ada 890 ribu mobil baru, 2013, satu juta. Jadi satu hari ada 3.000 mobil. Kalau lebar jalan 4 m2," katanya di kantornya, Jakarta, Kamis (29/12/2011
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Lahan terbatas, khususnya di dalam kota. Sampai hari ini, tol dalam kota traffic mencapai 500 ribu kendaraan. Terjadi kenaikan 4,3% per hari. Bahkan tidak ada penambahan kapasitas. Ini sangat limited," timpal Direktur Operasi Jasa Marga Adityawarman.
Apa yang bisa dilakukan Jasa Marga hanya pengembangan jalur tol yang sudah ada. Seperti pelebaran jalan tol Jagorawi dari TMII hingga Cibinong, kemudian Purbaleunyi, dan Jakarta Tangerang.
Perseroan juga melakukan pergeseran gerbang utama dari Gerbang Tol Pondok Gede Timur ke Cikarang Utama. Kemudian Gerbang Tol TMII menuju Cimanggis Utama.
"Kami juga melakukan perubahan pola shift (kerja) dari biasa pukul 6.00 ke pukul 5.00. Karena pada jam-jam pergantian shift sebelumnya, sudah banyak masyarakat yang dari kota penyangga ke Jakarta. Kami mau semua pintu 'hijau'," imbuh Adityawarman.
(wep/hen)











































