Demikian disampaikannya dalam Konferensi Pers mengenai Kinerja Perdagangan 2011, di Kantornya, Jalan Ridwan Rais, Jakarta, Jumat (30/12/2011)
"95% konsumsi domestik tahun 2012 akan dipenuhi oleh produksi dalam negeri. Di tahun depan konsumsi domestik diperkirakan akan meningkat 9,1%, menjadi Rp 4.124 triliun,"katanya
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sektor perdagangan sebagai mesin penghela pertumbuhan memainkan peran penting dalam perekonomian Indonesia. Dengan adanya perlambatan permintaan di pasar global, Indonesia akan berupaya keras menyeimbangkan sumber pertumbuhan ekonomi dengan fokus pada sumber-sumber pertumbuhan domestik," katanya.
Sebelumnya Wakil Menteri Perdagangan Bayu Krisnamurthi mengatakan pasar domestik Indonesia sangat besar. Dengan fakta itu maka produk dalam negeri memiliki pasar yang menggiurkan selain pasar ekspor.
Bayu menjelaskan dengan GDP tahun ini mencapai Rp 8.000 trilin lebih, sebanyak Rp 3.500 triliun lebih dari konsumsi rumah tangga termasuk barang-barang konsumsi. Barang-barang yang masuk dalam katagori konsumsi antara lain batik, garmen, alas kaki, kosmetik, jamu, pangan lokal, buah-buahan, dan furnitur.
(hen/hen)










































