"Utang tidak bisa dihindari, masih dipakai," kata Menteri Keuangan, Agus Martowardojo dalam penutupan perdagangan saham di Gedung BEI, Jakarta, Jumat (30/12/2011).
Pemerintah berharap dengan kenaikan rating menjadi investment grade oleh Fitch, arus modal asing semakin besar. Akibatnya, tekanan untuk menurunkan tingkat bunga dapat terealisir.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia menjelaskan, tahun ini yield pinjaman pemerintah dapat terjaga pada level 4%, lebih rendah dari 2010 8%. "Dengan tahun ini pinjaman 4%, maka akan ciptakan struktur (pinjaman) yang lebih baik," tegasnya.
Agus pun percaya, rating investment grade dari Fitch menjadi pemicu banyaknya penawaran pinjaman luar negeri. Namun pemerintah tidak akan mudah mengambilnya.
"Pinjaman luar negeri tidak mengikat. Kita jaga total debt to GDP rendah," tegasnya.
Debt to GDP yang selama ini rendah, juga menjadi terbukti mempertahankan ekonomi bangsa dari ancaman krisis. "Ini pilar yang menjaga Indonesia. Institusi ataupun negara, memang yang nilai utang besar akan tidak independen. Sulit untuk menjaga dirinya. Ini menjadikan daya tahan yang lebih baik," ucap Agus.
Dalam kebijakan fiskal, pemerintah juga terus menjaga penerimaan negara, seperti dari pajak, cukai, ataupun non pajak. Khusus pajak, pemerintah terus melakukan program intensifikasi dan ekstensifikasi.
"Kami siap lanjutkan reformasi di Kementrian. Tahun 2011 saja, konsolidasi, 2 hari lalu 96% dari anggaran. Dan akhir tahun mudah-mudahan lebih baik dari 96%," jelasnya.
(wep/dru)










































