"Serta korupsi yang sayang sekali masih ada bocoran dan penyimpangan tahun ini. Kita harapkan berkurang di tahun mendatang," katanya dalam pidato usai membuka perdagangan saham perdana tahun ini di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), SCBD, Jakarta, Senin (2/1/2012).
Korupsi tersebut, kata SBY, hanya salah satu dari penghambat pertumbuhan ekonomi RI. Masih banyak hambatan lainnya, antara lain minimnya infrastruktur, rumitnya birokrasi, regulasi yang tidak pas, juga beberapa hambatan di daerah juga.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut SBY, selain pertumbuhan ekonomi adapun kenaikan juga terjadi pada pendapatan perkapita. SBY mencatat kenaikan pendapatan perkapita RI mencapai US$ 3.400 per tahun.
"Selain itu pasar modal juga menunjukkan peningkatan dari sisi kapitalisasi. Dimana mengalami kenaikan dari Rp 3.247,1 triliun menjadi Rp 3.518,6 triliun atau meningkat Rp 300 triliun," jelas SBY.
(/)











































