Suswono Pasang Target Tinggi Produksi Pertanian di 2012

Suswono Pasang Target Tinggi Produksi Pertanian di 2012

- detikFinance
Senin, 02 Jan 2012 12:19 WIB
Suswono Pasang Target Tinggi Produksi Pertanian di 2012
Jakarta - Kementerian Pertanian tetap menargetkan produksi padi mencapai 72,02 juta ton gabah kering giling (GKG). Hal ini karena pada tahun 2012 iklim diperkirakan relatif normal meskipun tetap dibayang-bayangi cuaca ekstrem.

Meskipun tahun 2011 produksi padi berdasarkan angka ramalan III hanya sekitar 65,39 juta ton gabah kering giling (GKG). Capaian ini lebih rendah 1,63 % dibanding produksi tahun 2010.

"Ditahun 2012 iklim relatif normal walaupun cuaca ekstrem. Namun, dari sisi produksi padi diharapkan dapat mencapai produksi 72,02 juta ton GKG," kata Menteri Pertanian (Mentan) Suswono dalam Konferensi Pers Refleksi Akhir Tahun, di kantornya, Ragunan, Jakarta, Senin (2/01/2012)

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kementerian Pertanian juga menargetkan produksi jagung sebesar 24 juta ton pipilan kering, kedelai 1,90 juta ton pipilan kering, gula 4,39 juta ton serta daging sapi sebesar 0,47 juta ton karkas. Suswono mengatakan dengan alokasi dana sebesar Rp 17,81 triliun diharapkan target-target itu bisa terealisasi.

"Menyikapi perubahan iklim, upaya-upaya pemberdayaan petani dalam prakiraan iklim perlu terus ditingkatkan serta pengembangan teknologi tepat guna serta penciptaan varietas yang tahan banjir dan kekeringan mendapat prioritas utama untuk dikembangkan" katanya

Disamping itu untuk mendukung pencapaian surplus 10 juta ton beras, Kementerian Pertanian telah mendapat alokasi tambahan yang berasal dari dana darurat pemerintah sebesar Rp 1,775 triliun. Juga masih terdapat alokasi anggaran subsidi pupuk sebesar Rp 16,94 triliun dan subsidi benih Rp 279,86 miliar serta Cadangan Benih Nasional sebesar Rp 367,1 miliar.

"Melalui pengalokasian dana tersebut, pada tahun 2012 ditargetkan pertumbuhan PDB sektor pertanian mencapai 3,69%, penyerapan tenaga kerja 44,52 juta orang, Nilai Tukar Petani (NTP) mencapai 105-110 serta neraca perdagangan mencapai surplus US$ 36,51 miliar,"katanya.

Sebagai catatan tahun 2011 saja produksi padi sekitar 65,39 juta ton GKG atau lebih rendah 1,63 % dibanding produksi tahun 2010. Untuk jagung sebesar 17,2 juta ton pipilan kering atau 5,99% lebih rendah dibanding tahun 2010. Dan kedelai sebesar 870 ribu ton biji kering atau 4,08 % lebih rendah dibanding 2010.

(hen/hen)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads