Importir Manipulasi Pemasukan Kentang Impor

Importir Manipulasi Pemasukan Kentang Impor

- detikFinance
Senin, 02 Jan 2012 18:47 WIB
Importir Manipulasi Pemasukan Kentang Impor
Jakarta - Lonjakan impor kentang sayur beberapa waktu lalu ternyata disebabkan masih banyak celah dalam sistem pos tarif pemasukan barang impor. Para importir memanfaatkan kelemahan ini sehingga memukul produksi kentang dalam negeri.

Kementerian Pertanian menghimbau kepada pengusaha agar tidak mengimpor kentang untuk sayuran yaitu jenis Granola. Jenis kentang ini sudah banyak diproduksi di dalam negeri sebagai kentang sayur yang banyak di konsumsi masyarakat luas.

"Pengusaha kita himbau jangan impor kentang jenis Granola (kentang sayur), kalau mau impor yang jenis Atlantic-nya saja," kata Dirjen Hortikultura Kementerian Pertanian, Hasanuddin Ibrahim dalam Konferensi Pers Refleksi Akhir Tahun, Jakarta, Senin (2/01/2012)

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hasanuddin mengatakan bahwa selama ini banyak pengusaha yang memanipulasi impor kentang disebabkan oleh kode HS (Harmonized System) yang masih campur aduk.

"Selama ini kode HS nya campur aduk antara benih kentang sama kentang konsumsi, antar jenis Granola dan Antlantic itu campur aduk. Jadi ini kadang-kadang bisa dimanipulasi" ujarnya

Ia mengatakan untuk tahun 2011 kentang untuk sayur jenis Granola, Indonesia swasembada 100%, tetapi untuk kentang industri yaitu jenis Atlantic masih di impor dalam bentuk beku yang biasa digunakan untuk produksi kentang goreng (french fries).

"Itu mau tidak mau kita harus impor karena kita tidak produksi kentang jenis Atlantic karena varietas kita tidak punya dan tidak bisa tumbuh dengan baik di Indonesia," ungkapnya.

Beberapa waktu lalu petani kentang Dataran Tinggi Dieng memprotes banjirnya kentang impor jenis sayur. Harga kentang produksi lokal anjlok kalah bersaing.

(hen/hen)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads