Hadapi Krisis Eropa, Pemerintah Akui Punya Banyak Siasat

Hadapi Krisis Eropa, Pemerintah Akui Punya Banyak Siasat

- detikFinance
Rabu, 04 Jan 2012 20:28 WIB
Hadapi Krisis Eropa, Pemerintah Akui Punya Banyak Siasat
Jakarta - Pemerintah mengaku tidak panik menghadapi krisis yang masih terjadi di Eropa. Kementerian Keuangan mengaku telah menyiapkan beberapa kebijakan dan berkoordinasi dengan instansi pemerintah lainnya.

"Krisis Eropa kita masih pantau. Kita mitigasi. Tidak panik, tapi kita siapkan diri apapun yang terjadi di sana," kata Wakil Menteri Keuangan Anny Ratnawati di kantornya, di Lapangan Banteng, Jakarta, Rabu (4/1/2012).

Anny menambahkan, ekonomi Eropa belum pulih benar. Ia pun setuju krisis lebih buruk di benua biru masih akan terkadi di awal 2012.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Namun kita punya banyak lapisan kebijakan. Pencadangan fiskal, stabilisasi SBN, pangan, mekanisme buyback, sampai stabilisasi network. Tools jadi harus siap. Kemenkeu, Bapepam, BKP, BI selalu monitor, update," tegasnya.

"Catatan, China pasti akan produksi. Hingga ada potensi barang (impor) masuk. Domestik apa siap kompetisi? Ekonomi dunia turun, hingga demand (permintaan) turun. Ekspor terpengaruh. Harus diserap domestik. Ini harus diantisipasi segera," tutur Anny.

Meski potensi penurunan ekspor terjadi, target pertumbuhan ekonomi versi pemerintah tahun ini tetap 6,7%. "Harus diupayakan. Niat jangan dikurang-kurangi. Upayanya yang didorong," imbuhnya.

(wep/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads