Hal ini disampaikan oleh Menteri Keuangan Agus Martowardojo dalam jumpa pers di kantornya, Jalan Wahidin Raya, Jakarta, Kamis (5/1/2012).
"Dalam pelaksanaan APBN-P 2011 terdapat sisa lebih pembiayaan anggaran (SiLPA) yang mencapai Rp 39,2 triliun," kata Agus.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nanti, anggaran menganggur ini akan digunakan sebagai salah satu sumber pembiayaan di tahun ini. Salah satunya adalah untuk pembiayaan proyek-proyek infrastruktur pemerintah.
Pada kesempatan yang sama Agus menyampaikan adanya alokasi dana mitigasi krisis APBN 2012, yaitu dana cadangan risiko fiskal sebesar Rp 15,8 triliun. Kemudian ada juga anggaran bantuan sosial Rp 47,8 triliun.
"Termasuk dalam alokasi dana mitigasi krisis untuk subsidi non energi di 2012 dianggarkan mencapai Rp 40,3 triliun. Antara lain untuk pangan Rp 15,6 triliun dan pupuk Rp 16,9 triliun dan cadangan beras pemerintah Rp 2 triliun," jelas Agus.
Kinerja APBN 2011 menurut Agus cukup baik. Ini tercermin dari realisasi defisit anggaran awalnya diperkirakan Rp 150,8 triliun atau 2,09% dari PDB.
(dru/dnl)











































