Dahlan Iskan Siap-siap Ikut Jualan e-Toll Pass

Dahlan Iskan Siap-siap Ikut Jualan e-Toll Pass

- detikFinance
Jumat, 06 Jan 2012 14:58 WIB
Dahlan Iskan Siap-siap Ikut Jualan e-Toll Pass
Jakarta - Bank Mandiri selaku pengelola teknologi e-toll pass akan menggandeng Menteri BUMN Dahlan Iskan untuk menggenjot penjualan kartu pintar itu. Dahlan pun dalam waktu dekat akan ikut jualan e-toll pass.

"Mereka minta saya ikutan jualan. Saya sanggupi. Kapan? Menunggu perintah dari direksi. Dalam waktu dekat lah," ujar Dahlan saat ditemui di kantornya, Jakarta, Jumat (6/1/2012).

Dahlan juga menjelaskan, Bank Mandiri sudah memiliki sejumlah trik agar e-toll card terjual laris manis, bak kacang goreng. Untuk pPenjualan baru sepanjang Januari-Februari, masyarakat akan menikmati diskon 10-15%.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bahkan ada undian khusus, pengguna e-toll pass yang beruntung mendapat voucher gratis masuk tol selama beberapa periode.

"Penjualan Januari dapat diskon 15%. Mereka lakukan pemasaran intensif. Ada gratis dari hasil undian juga. Waktunya seminggu atau sebulan. Lupa aku," tuturnya.

Bank Mandiri juga tidak akan menjalankan bisnis ini sendiri. Menurut Dahlan, isi ulang e-toll pass itu bakal bisa dilaksanakan dimanapun, tidak perlu ke Bank Mandiri.

"Bank Mandiri sudah merencanakan bahwa penjualannya tetap dia. Tapi isi ulangnya, bisa dilakukan bank apa saja. Itu rencana dari Bank Mandiri. Penjualannya nanti akan diperluas. Di mal atau segala macem. Anchornya tetap Bank Mandiri, karena kalau Bank Mandiri ngga membuka diri, kita minta membuka bank lain. Maka dia akan rugi," urainya.

Untuk mencegah antrean panjang di gerbang tol, Bank Mandiri selaku pengelola teknologi e-toll pass siap memperbanyak penjualan kartu pintar tersebut hingga 750 ribu kartu baru.

"Pertemuan dengan Dirut Mandiri, mereka menyanggupi 750 ribu dengan beberapa ide. Sebaiknya Bank Mandiri yang menyampaikan," kata Dahlan.

Dengan semakin banyak masyarakat yang menggunakan e-toll pass, maka antrean di gerbang tol akan terurai. Pengguna jalan tol tidak lagi harus membuka pintu dalam bertransaksi. Transaksi konvensional per mobil yang biasanya 7 detik, menjadi 2 detik per mobil.

"Dengan melewati gerbang, tak perlu berhenti. Kecepatan 20 km per jam. Artinya harus melambat saja. Rasio 750 ribu alat itu terjual, maka rasio antrean tinggal lima mobil," tegasnya.

(wep/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads