Tender pengadaan benih harusnya bisa dilakukan lebih cepat, untuk mengejar musim tanam yang segera datang. Diharapkan produksi padi dapat lebih maksimal, tidak seperti pencapaian dua tahun lalu berturut-turut.
"Untuk persediaan benih, mereka sangat menunggu kapan tender pemerintah?," kata Dahlan Iskan di kantornya, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Jumat (6/1/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jangan terlambat! Karena pengalaman tahun lalu tendernya dilakukan justru sudah lewat. Itu penyebab mengapa produksi pada tidak bisa digenjot," ujarnya.
Dahlan menyarankan tender bisa dilakukan sebelum April. Bahkan jika perlu pelaksanaan sudah terjadi di akhir Januari. "Sudah dua tahun seperti ini. Masa nggak belajar? Tender pengadaan benih akhir Januari selesai. Februari yang menang diketahui dan Maret sudah bisa kirim benih," ucapnya.
"Jika tidak kita akan kehilangan musim tanam lagi," tambah Dahlan.
Sebagai catatan tahun 2011 saja produksi padi sekitar 65,39 juta ton GKG atau lebih rendah 1,63 % dibanding produksi tahun 2010. Untuk jagung sebesar 17,2 juta ton pipilan kering atau 5,99% lebih rendah dibanding tahun 2010. Dan kedelai sebesar 870 ribu ton biji kering atau 4,08 % lebih rendah dibanding 2010.
Menteri pertanian Suswono sebelumnya mengatakan penurunan produksi ini lebih disebabkan oleh faktor iklim dan cuaca yang ekstrem.
(wep/hen)











































