"Seandainya harus beli, saya mau beli lima, kan murah," kata Dahlan Iskan saat berbincang dengan detikFinance di kediamannya di kawasan Ketintang Baru, Surabaya, Minggu (8/1/2012).
Namun, kualitas Mobil Esemka juga harus benar-benar teruji. Dilihat dulu, apakah mobil karya siswa SMK ini sudah boleh beroperasi di jalan umum. Sebab, tidak semua kendaraan lolos sertifikasi untuk beroperasi di jalan umum.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sebaiknya kita sabar menunggu pengujian-pengujian dari lembaga-lembaga yang berhak. Kalau sudah lolos, ya harus diproduksi besar-besaran sebagai mobil nasional," terangnya.
Menurut pria yang telah memiliki 6 cucu ini, secara fisik, model Mobil Esemka sudah bisa dikatakan cukup elegan. Tinggal genjotan dan akselarasinya yang dikabarkan kurang maksimal. Lebih dari itu, Dahlan menilai Mobil Esemka bisa dijadikan ikon mobil nasional.
"Modelnya sudah cukup elegan. Tapi dengar-dengar memang akselarasinya belum maksimal. Tapi oke-lah, kita kan bukan pembalap," tutur Dahlan.
(dru/dru)










































