Proyek KA Bandara Rp 2,2 Triliun Bakal Pakai Konsultan Asing

Proyek KA Bandara Rp 2,2 Triliun Bakal Pakai Konsultan Asing

- detikFinance
Kamis, 19 Jan 2012 14:20 WIB
Proyek KA Bandara Rp 2,2 Triliun Bakal Pakai Konsultan Asing
Jakarta - PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) sedang menyeleksi konsultan asing untuk pembangunan proyek rel kereta api bandara Soekarno-Hatta senilai Rp 2,26 triliun.

Demikian disampaikan oleh Direktur Utama SMI Emma Sri Martini di sela seminat Indonesia's Infrastructure Outlook 2012 di Kantor PT SMI, Gedung BRI, Jakarta, Kamis (20/1/2012).

"Ada 5 (lima) calon konsultan yang masuk dalam tahap seleksi, diantaranya ada konsultan dari Amerika Serikat, Jepang, Kanada, Spanyol dan Prancis," kata Emma.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Memang sebelumnya kata Emma, pada 10 November 2011 pihaknya sudah menandatangani MoU dengan Penanggung Jawab Proyek Kerjasama (PJPK) yakni Menteri Perhubungan untuk proses percepatan pelaksanaan proyek tersebut.

"Namun untuk mengarah ke sana masih memerlukan waktu, saat ini kami sedang menunggu pengajuan proposal para calon konsultan, diperkirakan awal Februari sudah kami terima dan pada akhir Februari sudah diputuskan konsultan yang akan digunakan," jelasnya.

Emma menargetkan pada Maret ini, konsultan yang ditunjuk dapat segera bekerja sehingga dapat membantu perseroannya untuk menilai aspek legalitas, perizinan, lahan yang akan dijadikan lokasi proyek pengerjaan Kereta Api Bandara Soekarno Hatta-Manggarai.

"Kami menargetkan 2014 pembangunan konstruksi proyek tersebut sudah bisa dimulai," tandas Emma.

Sekadar diketahui berdasarkan Keputusan Menteri Keuangan No. 126/KMK.01/2011, PT SMI ditunjuk untuk melakukan fasilitasi penyiapan proyek infrastruktur percontohan salah satunya Proyek Kerjasama Pemerintah-Swasta (KPS) Kereta Api Bandara Soekarno Hatta-Manggarai.

Penunjukan tersebut bertujuan untuk membantu PJPK dalam mempersiapkan proyek KPS, dimulai dari tahap persiapan hingga tahap transaksi proyek.

Sebelumnya, Deputi Menteri BUMN Bidang Usaha Infrastruktur dan Logistik Sumaryanto Widayatin mengatakan proyek infrastruktur kereta untuk rute menuju Bandara Soekarno Hatta-Manggarai ditargetkan dapat selesai dalam dua tahun terealisasi.

"Proyek tersebut ditarget dalam dua tahun selesai, dan dianggarkan menghabiskan dana sedikitnya Rp 2,26 triliun," ujar

Menurutnya, proyek tersebut sebelumnya sudah lama direncanakan, namun manajemen direksi PT KAI masih takut-takut melaksanakan proyek ini.

"Baru setelah keluarnya Perpres No. 83 tahun 2011 tentang Penugasan KAI untuk menyelenggarakan prasarana dan sarana kereta Bandara Soekarno-Hatta, baru mereka berani kebut ini proyek," ujarnya lagi.

Nantinya direncanakan harga tiketnya berkisar Rp 25.000-50.000, tetapi tergantung sinyal dari pemerintah. "Kalau sinyal pemerintah baik, harga tiketnya bisa lebih murah," ucap Sumaryanto.

Ditambahkannya, keret yang akan digunakan nantinya merupakan KA 'bekas' dari Jepang dengan jumalah 100 ribu gerbong.

(dnl/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads