"Kinerja kami terpengaruh oleh gangguan dari operasi tambang Grasberg (Papua) di Indonesia," kata CEO Freeport Richard Adkerson seperti dikutip dari BBC, Sabtu (21/1/2012).
Pada kuartal IV-2011, laba Freeport jatuh 59% menjadi US$ 640 juta atau sekitar Rp 5,7 triliun, dari periode yang sama tahun lalu sebesar US$ 1,55 miliar atau sekitar Rp 13,9 triliun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meskipun begitu, sepanjang 2011 Freeport menghasilkan laba sebesar US$ 4,6 miliar atau sekitar Rp 41,1 triliun. Naik dari laba di 2010 yang sebesar US$ 4,3 miliar atau sekitar Rp 38,7 triliun.
(dnl/dnl)











































