"Kemarinkan nggak sempat, pertama karena banyak pejabat nanti nggak bisa lihat dengan baik. Nah hari ini saya secara khusus melihat pameran ini supaya saya bisa lihat detil, melihat karya-karya mereka dan hebat-hebat," katanya kepada wartawan, Sabtu (21/1/2012).
Datang tanpa pengawalan, Dahlan mengenakan kemeja putih dan sepatu kets kesukaannya. Dahlan mengaku kedatangannya untuk mengikat sejumlah komitmen kepada beberapa wirausaha muda yang dinilainya memiliki penemuan yang hebat dan berguna bagi masyarakat luas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Adapun salah satu penemuan yang dianggapnya sangat luar biasa dan akan berguna bagi masyarakat luas adalah teknologi pengubah air laut menjadi air tawar, dan garam tanpa mesin yang dibuat oleh lulusan Universitas Nusa Cendana, NTT yang tergabung dalam nama Geng Motor Imut (Aliansi Masyarakat Peduli Ternak). Tim ini digawangi oleh Noverius, Noldi Perly, dan Donal yang menamakan diri dengan Tim Desalinator Imut.
"Nah tentang penyulingan air laut tadi itu untuk daerah-daerah NTT dan kepulauan-kepulauan itu sangat penting, dan itu saya rasa luar biasa penemuan itu. Termasuk misalnya kota besar di Selat Panjang dekat Singapura. Itu juga nggak punya sumber air sama sekali padahal kotanya besar sekali, sampai-sampai dia harus menjernihkan air laut yang mahal itu," katanya
Karya lainnya adalah proyek pembangkit listrik tenaga air laut yang digawangi oleh Nurana Indah, Titus Deus, Ongky Rinaldi, Rio Hartanto, Rosikh Falah dari Institut Teknologi Bandung (IT) yang dinamakan T-Files Indonesia, penemuannya adalah turbin arus laut.
"Misalnya gelombang laut nanti saya akan follow up lagi, tanggal 3 Februari nanti saya akan ke Bandung, saya lihat desainnya kemudian akan saya pertemukan dengan PT INTI. Bagaimana agar segera bisa diproduksi. Saya ingin hitungan bisnisnya seperti apa, masuk tidak, kalau hitungan bisnisnya tidak masuk ya nggak bisa. Nah langsung konkretnya gitu. Jadi saya akan mempertemukan para pengusaha muda ini dengan BUMN," kata Dahlan
Ia juga menilai perkembangan pengusaha muda ini sangat bergairah dan memang harus sejak muda berusaha jangan sampai terlambat dan harus didukung oleh pemerintah.
"Yang jelas pengusaha muda harus ditumbuhkan, dan bahkan negara-negara Eropa untuk bisa bersaing dengan Amerika itu pemerintahnya sengaja merangsang pengusaha-pengusaha muda untuk mulai berusaha menciptakan pengusaha baru, istilahnya," katanya
Bank Mandiri selaku pelaksana pameran dinilai Dahlan sudah ikut serta dalam menciptakan pengusaha baru dan diharapkan dapat diikuti oleh bank-bank BUMN lainnya.
"Nah Bank Mandiri ini kan menciptakan pengusaha baru. Ini boleh dikatakan Bank Mandiri yang menciptakan pengusaha baru. Dan ini harus ditiru oleh bank-bank BUMN yang lain, karena ini kepentingan nasional, karena negara tidak akan maju kalau jumlah pengusahanya tidak cukup," katanya.
(dnl/dnl)











































