BUMN Ini Dirikan Lembaga Riset Bahan Peledak

BUMN Ini Dirikan Lembaga Riset Bahan Peledak

- detikFinance
Minggu, 22 Jan 2012 16:45 WIB
Jakarta - BUMN di bidang bahan peledak, PT PT Dahana (Persero) berhasil merampungkan proyek Energetic Material Center (EMC). Tidak tanggung-tanggung, proyek tersebut menyerap investasi sebesar Rp 1 triliun.

Proyek seluas 600 hektar yang berada pada kawasan Subang, Jawa Barat ini merupakan pusat pengembangan, penelitian dan produksi bahan-bahan berenergi tinggi serta bahan peledak. EMC ini diakui telah meraih green certificate.

“Diharapkan EMC ini dapat menjadi pusat unggulan di dalam pengembangan, penelitian dan produksi bahan-bahan berenergi tinggi serta bahan peledak baik untuk keperluan komersial, maupun militer dapat terintegrasi dengan baik,” ujar Direktur Utama PT Dahana, Tanto Dirgantoro dalam siaran pers yang dikutip detikFinance, Minggu (22/1/2012).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Tanto, anggaran untuk pembangunan pusat penelitian ini sebesar Rp 1 triliun yang didapat dari kantong perusahaan sendiri sekitar Rp Rp 286 miliar dan bantuan dari BUMN lain, seperti BNI, PT Telkom, PT PLN, dan Pembangunan Perumahan.

“Proyek yang bernilai hampir 1 triliun, dengan aset investasi Dahana sebesar Rp 286 miliar ini merupakan bentuk sinergi antara Dahana dengan beberapa perusahaan BUMN lainnya yaitu BNI, Telkom, PLN, dan PP,” jelasnya.

Tanto yakin dengan adanya pusat penelitian ini, bisnis jasa peledakan dapat dikembangkan sehingga target pendapatan perusahaannya pada tahun ini sebesar Rp 974 miliar dapat tercapai.

“Target yang ingin dicapai terutama di bisnis jasa peledakan, Dahana menargetkan pencapaian pendapatan 2012 di atas Rp 974 miliar atau sekitar 54,6 persen lebih tinggi dibandingkan dengan tahun lalu yaitu sekitar Rp 630 miliar,” tegasnya.


(nia/dru)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads