Juni, Indeks Kepercayaan Konsumen Meningkat Tajam
Selasa, 27 Jul 2004 16:41 WIB
Jakarta - Pada akhir semester pertama tahun 2004, kepercayaan masyarakat, baik di perkotaan maupun pedesaan, menguat signifikan. Hal itu ditandai dengan meningkatnya Indeks Kepercayaan Konsumen (IKK) Juni 2004 ke level yang lebih tinggi dari Januari 2004.Menurut siaran pers Danareksa Research Institute yang diterima detikcom, Selasa (27/7/2004), pada Juni 2004 IKK menguat dari 97,7 menjadi 100,7. Pencapaian itu merupakan posisi tertinggi sejak Juni 2002. Naiknya IKK ditandai dengan naiknya kedua komponen yakni Indeks Situasi Sekarang (ISS) naik 4,0 persen menjadi 81,8 dan Indeks Ekspektasi (IE) meningkat 2,8 persen menjadi 114,9.Disebutkan, tidak terdapat tanda-tanda pelemahan ekonomi, baik secara nasional maupun lokal, karena semua indeks yang menjadi komponen ISS mengalami perbaikan. Indeks yang mengukur sentimen masyarakat terhadap keadaan ekonomi negeri ini secara keseluruhan bahkan melonjak sebesar 7,7 persen menjadi 79,1. Hal itu dipicu aman dan tentramnya pelaksanaan kampanye pada bulan dimana survei ini dilaksanakan.Dengan penguatan kepercayaan pada akhir semester pertama 2004 ini, masyarakat melihat prospek ekonomi yang lebih cerah pada semester kedua 2004. Masyarakat merasa lebih yakin akan pemulihan ekonomi nasional dan lokal pada semester kedua yang akan berdampak positif pada kesejahteraan mereka, seperti tampak pada prospek lapangan kerja.Indeks yang mengukur sentimen terhadap prospek lapangan kerja dan pendapatan rumah tangga untuk semester kedua 2004 meningkat masing-masing sebesar 1,4 persen dan 3,3 persen menjadi 103,4 dan 111,3. Dilatarbelakangi hal tersebut, hasrat untuk membeli barang tahan lama (durable goods) meningkat, dimana proporsi konsumen yang berencana membeli tahan lama dalam enam bulan mendatang naik dari 18,7 persen menjadi 20,3 persen.Kampanye untuk pemilu presiden pada Juni lalu yang berlangsung tanpa kekerasan, juga memberikan sedikit kelegaan bagi konsumen. Kekhawatiran akan kemungkinan timbulnya kekerasan selama pemilu presiden tampak terlalu berlebih-lebihan. Ketegangan tersebut tampaknya mereda pada akhir semester pertama ini, dimana penegakan hukum dan keamanan di negeri ini berada dalam kendali yang baik.Akibatnya, indeks yang mengukur kepercayaan terhadap pemerintah (IKKP) melonjak dari 111,9 menjadi 119,1 pada Juni 2004. Semua komponen pembentuk IKKP mengalami peningkatan. Masyarakat merasa yakin pemerintah mampu menjaga keamanan (indeksnya naik sebesar 3,7 persen) dan juga menegakkan hukum di negeri ini (indeksnya naik sebesar 6,2 persen).Pada saat yang sama, masyarakat juga lebih yakin akan kemampuan pemerintah dalam mengendalikan harga-harga (indeksnya melompat sebesar 12,3 persen), memperbaiki infrastruktur publik (indeksnya meningkat 4,8 persen) dan terakhir dalam mempertahankan momentum pertumbuhan pada semester kedua 2004 (indeksnya melonjak 6,6 persen).Optimisme terhadap prospek Indonesia yang lebih cerah tersebut masih akan menghadapi satu lagi cobaan, yaitu pemilu putaran kedua untuk memilih presiden dan wakil presidennya pada kuartal ketiga tahun 2004. Jika pemilu presiden ronde kedua ini dapat berlangsung tanpa kejadian-kejadian yang dapat merusak kepercayaan, maka presiden Indonesia yang akan datang akan dikaruniai momentum pertumbuhan ekonomi yang luar biasa pada kuartal terakhir tahun 2004.
(ani/)











































