Garuda Kurangi Penerbangan ke Eropa

Garuda Kurangi Penerbangan ke Eropa

- detikFinance
Selasa, 24 Jan 2012 10:19 WIB
Garuda Kurangi Penerbangan ke Eropa
Jakarta - PT Garuda Indonesia Airlines (GIAA) memutuskan mengurangi frekuensi penerbangannya ke Eropa. Keputusan itu diambil menyusul turunnya trafik dari Indonesia ke Benua Biru tersebut.

Garuda memangkas penerbangan ke Eropa dalam hal ini Amsterdam, Belanda dari tujuh kali dalam seminggu menjadi hanya empat kali dalam seminggu. Amsterdam saat ini menjadi satu-satunya kota yang menjadi rute penerbangan Garuda. Semula, Garuda berniat menambah rute ke Frankfurt dan London namun akhirnya ditunda.

"Terhitung 1 Maret 2012 Garuda Indonesia akan mengurangi frekuensi penerbangannya ke Eropa/Amsterdam dari tujuh kali menjadi empat kali seminggu," kata Kepala Komunikasi Perusahaan GIAA, Pujobroto dalam siaran persnya seperti dikutip detikFinance di Jakarta, Selasa (24/1/2012).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dijelaskan Pujobroto, penerbangan ke Amsterdam selanjutnya dilayani Garuda pada setiap hari Senin, Rabu, Jumat, dan Minggu dari Jakarta. Sementara dari Amsterdam dilayani setiap hari Senin, Selasa, Kamis, dan Sabtu, menggunakan pesawat A330-200 dengan kapasitas tempat duduk sebanyak 222 (36 kelas bisnis dan 186 kelas ekonomi).

Garuda selanjutnya akan meningkatkan penerbangannya ke Tokyo dan Taipei seiring potensi peminat semakin banyak. Terhitung mulai tanggal 27 April 2012 Garuda Indonesia akan membuka rute penerbangan baru dari Denpasar ke Haneda (Tokyo), dan pada tanggal 19 Mei 2012 dari Jakarta ke Taipei.

"Serta akan meningkatkan frekuensi penerbangan Jakarta ke Kuala Lumpur dari dua kali menjadi tiga kali setiap hari mulai Februari 2012," ungkap Pujobroto.

Dengan dilaksanakannya pembukaan penerbangan baru dari Denpasar ke Haneda, maka penerbangan Denpasar-Nagoya yang mengalami penurunan pasca tsunami di Jepang pada Maret lalu, akan ditutup terhitung mulai 10 April 2012.

Keputusan Garuda mengurangi penerbangan ke Eropa itu hampir menyerupai langkah yang dilakukan Malaysia Airlines dan AirAsia. Maskapai penerbangan murah Malaysia, AirAsia menghentikan sementara penerbangannya ke Paris, London dan India dan memilih fokus ke rute regional dan juga Australia.

Selain pembukaan rute baru di penerbangan internasional tersebut, di domestik Garuda Indonesia juga melaksanakan penambahan frekuensi penerbangan, antara lain Jakarta–Pekanbaru dari lima kali menjadi enam kali setiap hari. Kemudian Jakarta–Batam dari empat kali menjadi lima kali setiap hari, serta membuka rute penerbangan baru dari Bandung ke Surabaya terhitung mulai tanggal 10 Februari 2012.

"Para penumpang dari Bandung ke Surabaya selanjutnya dapat meneruskan penerbangan mereka ke kota-kota lain seperti ke Bali dan Makassar," jelas Pujobroto.


(dru/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads