Hal ini disampaikan oleh Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan Bambang Brodjonegoro saat ditemui di kantor Kemenkeu, Jalan Wahidin Raya, Jakarta, Selasa (24/1/2012).
"Eropa masih cukup yakin mereka masih bisa menyelamatkan diri sendiri dengan kemampuan keuangan mereka, jadi jika ada usulan IMF untuk menambah resources-nya, itu lebih untuk menjaga kontinjennya," tutur Bambang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Untuk Eropanya sendiri, mereka masih yakin dengan uang yang mereka punya mereka bisa menyelamatkan diri sendiri," jelas Bambang.
Saat ini IMF ingin menambah likuiditas US$ 600 miliar dan itu bisa dipakai oleh semua negara anggota yang membutuhkan. Jadi IMF saat ini diminta tidak hanya memikirkan penyelamatan Eropa saja, melainkan fokus menjaga negara-negara yang bakal tertular dampak krisis utang Eropa.
"Karena Eropa bilang 'kita siap kok untuk menangani kita sendiri'. Nanti bantuan untuk Eropa itu solusinya melalui bantuan bilateral," jelas Bambang.
Seperti diketahui, sebelumnya IMF ingin mencari sumber-sumber keuangan guna membantu negara-negara Eropa yang terbelit utang besar. IMF ingin menambah pendanaan hingga US$ 600 miliar penanganan krisis Eropa itu, namun syaratnya negara-negara Eropa harus memberikan support untuk mendukung anggota lainnya. Sayangnya, tawaran dari IMF itu ditolak mentah-mentah oleh Eropa.
(dnl/dru)











































