Mantan Dirut PLN ini meminta PT Pos Indonesia bisa lebih kreatif dalam menentukan tarif perangko. "Selama ini tarif dari Jakarta ke Papua atau Aceh sama harganya dengan tarif ke Bandung," kata Dahlan disela acara Refleksi 2011 dan Outlook 2012 BUMN, di Gedung BRI, Jakarta, Rabu (25/01/2012).
"Masalah tarif perangko, keluar dari PSO, terbitkan perangko yang edisi dan bukan PSO sehingga tarif bisa diatur sendiri. Tapi tetap menerbitkan perangko untuk PSO," imbuh Dahlan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kan sekarang setiap tanggal itu ada peringatannya, ya terbitkan saja perangko edisi misalnya edisi hari anak, hari ibu dan sebagainya," katanya.
PT Pos Indonesia sendiri menargetkan laba sebesar Rp 182 miliar di 2012. Target ini bakal meningkat Rp 44 miliar dibandingkan prolehan laba para tahun 2011.
Sejak tahun 2003-2008, PT Pos Indonesia selalu mengalami kerugian namun setelah merubah brand baru, perwajahan baru, PT Pos sejak 2009 mulai untung dengan perolehan laba mencapai Rp 81 miliar.
(dru/dnl)











































