Masih Ada 17,5 Juta Keluarga Menerima Beras Miskin

Masih Ada 17,5 Juta Keluarga Menerima Beras Miskin

- detikFinance
Kamis, 26 Jan 2012 16:57 WIB
Masih Ada 17,5 Juta Keluarga Menerima Beras Miskin
Jakarta - Pemerintah memastikan jumlah keluarga penerima beras miskin (raskin) tahun 2012 tetap sebanyak 17,5 juta kepala keluarga (KK). Walaupun data BPS terbaru tercatat jumlah orang miskin sudah turun dari 30,02 juta orang menjadi 29,89 juta orang.

"Ya raskin, volumenya tetapkan 17,5 juta rumah tangga sasaran, jadi volume tidak berubah. Terkait dengan raskin dan HPP (Harga Pembelian Pemerintah) itu nanti satu paket," kata Menteri Pertanian Suswono setelah rakor di kantor menko perekonomian, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Kamis (26/1/2012)

Ia juga mengungkapkan untuk pembelian beras oleh Bulog masih akan memakai HPP yang lama, karena sampai saat ini HPP beras belum juga keluar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kalau belum ada HPP baru pasti pakai yang lama. Yang jelas harga pasar sekarang ini masih diatas HPP, jauhkan. Untuk kenaikan HPP itukan belum diputuskan. Dan ini kan nanti akan dibahas lagi di masing-masing kementerian, mendalami lagi. Lalu akan diputuskan dengan Inpres yang nanti mulai berlaku di awal Februari," katanya

Sementara itu Menko Perekonomian Hatta Raja mengatakan pemerintah menjamin stok beras dimasa panceklik ini aman. Pemerintah juga terus melakukan operasi pasar untuk meredam gejolak harga.

"Kita juga mengecek stok bulog, setelah kita lakukan pembagian raskin, kita masih kuat. Digudang ada 1,2 juta ton, di jalan ada sekitar 300 ribuan ton sisa dari impor, sehingga stok kita tidak kurang dari 1,5 juta ton. Dengan demikian kita memperkirakan di puncak panceklik ini aman," kata Hatta.

Hatta juga mengatakan pemerintah terus melakukan operasi pasar untuk meredam gejolak harga yang kemungkinan tinggi pada musim panceklik ini.

"Dan operasi pasar terus dilakukan sehingga meredam gejolak harga yang kemungkinan tinggi pada musim panceklik ini. Ini puncak-puncaknya harga tinggi. Kemudian juga tadi dilaporkan sudah mulai panen dibeberapa daerah dan Bulog sudah membeli. Kemudian pada musim panen nanti itu kita tetap mengacu kepada Bulog tetap membeli beras sekitar 3,5 juta ton," tambahnya.

(hen/hen)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads