Mandala Telah Kantongi Izin Operasi

Mandala Telah Kantongi Izin Operasi

- detikFinance
Senin, 30 Jan 2012 13:54 WIB
Mandala Telah Kantongi Izin Operasi
Jakarta - PT Mandala Airlines (Mandala) telah menyelesaikan izin operasi atau Air Operator Certificate (AOC). Setelah sertifikat selesai, maka maskapai yang kini dimiliki oleh pengusaha Sandiaga Uno ini hanya tinggal mengurus izin rute terbang dan proses penyelesaian final sebelum kembali mengudara.

Demikian disampaikan oleh Direktur Angkutan Udara Djoko Murjatmodjo ketika ditemui di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (30/1/2012).

AOC merupakan sertifikat yang diberikan kepada maskapai-maskapai sebelum mengoperasikan pesawat. "Mandala saya dengar sudah selesai itu AOC-nya. Jadi tinggal urus sisanya," kata Dia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dikatakan Djoko Mandala dapat kembali mengudara sekitar bulan April 2012. Hal ini, seiring proses penyelesaian final dan izin Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

"Nanti biasanya izin rute penerbangan dan proses final keseluruhan di Kementerian Perhubungan. Ya sekitar April 2012 lah," tuturnya.

Seperti diketahui, Saratoga Group memang telah mengumumkan secara resmi kepemilikan 55% saham Mandala Airlines. Perjanjian jual beli bersyarat serta dokumen legal lain telah ditandatangani oleh Mandala, Saratoga sebagai investor keuangan, dan Tiger Airways sebagai investor strategis.

Penandatanganan semua dokumen tersebut telah dilakukan pada Jumat (23/9/2011). Selanjutnya, Saratoga akan memiliki saham mayoritas di Mandala sebesar 51%, serta Tiger Airways akan memiliki saham sebesar 33%. Sedangkan sisanya akan dimiliki oleh kreditor konkuren dan pemegang saham lama.

Seperti diketahui, Mandala Airlines berhenti terbang 13 Januari 2011, akibat kekurangan dana operasional dan menumpuknya utang hingga mencapai Rp 2,4 triliun. Jumlah utang Mandala Airlines mencapai Rp 2,45 triliun kepada kreditur konkuren yang jumlahnya ratusan, dan utang ke kreditur separatis yaitu Bank Victoria Rp 54,14 miliar.

Berhentinya operasional Mandala sempat mengejutkan karena sebelumnya maskapai ini sempat mencuatkan berbagai rencana ambisius. Berbulan-bulan Mandala harus melakukan negosiasi restrukturisasi utang dengan para krediturnya, termasuk pada pemegang tiket yang meminta refund.

(dru/hen)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads