Adit menyampaikan hal ini usai RUPS luar biasa di Hotel Dharmawangsa, Jakarta, Senin (30/1/2012). "Kemacetan nggak mungkin diselesaikan dengan jalan (tol)," katanya.
Ia menuturkan pengembangan moda transportasi massal adalah kunci mengurai kemacetan di kota besar seperti Jakarta. Harus ada lebih banyak transportasi semacam MRT atau subway di Indonesia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kemacetan jalan tol pernah dikeluhkan juga Frans Sunito, mantan Dirut Jasa Marga. Menurut Frans, Jasa Marga tidak bisa memaksakan penambahan jalan tol, jika lahan yang dibebaskan juga tak kunjung berjalan.
"Kondisi jalan gitu-gitu aja. Tahun depan kabarnya akan ada 890 ribu mobil baru, 2013, satu juta. Jadi satu hari ada 3.000 mobil. Kalau lebar jalan 4 m2," kata Frans waktu itu.
(wep/hen)










































