Sekjen Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) Ngadiran mengatakan perkembangan dan pertumbuhan gerai minimarket saat ini sudah sangat mengkhawatirkan pedagang pasar. Selain mengalami penurunan omzet, banyak pedagang atau warung tradisional harus gulung tikar.
APPSI mengklaim ada belasan ribu warung tradisional di Jakarta dan Tangerang yang sudah tutup hingga awal tahun 2012 ini. Mereka umumnya selama ini yang menjual barang-barang yang juga dijual di minimarket dan berdekatan dengan minimarket.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia mengatakan dengan banyaknya warung yang tutup, berdampak langsung pada omset pedagang pasar. Maklum saja, para pemilik warung menjadi konsumen utama pedagang pasar, selain konsumen rumah tangga.
"Omzet warung turun cukup lumayan dan berdampak terhadap omzet pedagang pasar karena warung belanja ke pedagang pasar untuk dijual," katanya.
Menurutnya pihak pedagang pasar bukan anti keberadaan minimarket, namun perlu ada penataan zonasi yang ketat oleh pemerintah daerah (pemda). Sebab selama ini di lapangan banyak minimarket yang berdiri saling berdekatan bahkan saling menjatuhkan diantara mereka.
"Mayoritas oknum pejabat pemda dubleg maka tidak berpihak kepada pewarung UMKM dan pedagang pasar tradisional, semestinya mereka kaji dan pahami UU No. 26 Tahun 2007 tentang tata ruang sehingga harus ada perda tata ruang dulu baru dikaitkan dengan perizinan," tegas Ngadiran.
Berdasarkan data 2011 soal populasi minimarket di DKI Jakarta sudah mencapai 2.162 gerai. Dari jumlah itu sebanyak 1.383 tidak memiliki izin lengkap, 712 tidak berizin, dan hanya 67 yang memiliki izin lengkap.
Sementara berdasarkan data Nielsen menyebutkan, awalnya total minimarket di 2005 hanya mencapai 6.465 outlet, di 2006 bertambah menjadi 7.356 outlet, di 2007 sebanyak 8.889 outlet atau 0,5 % dari toko tradisional yang mencapai 1,9 juta toko.
Ambil contoh, hingga Desember 2009 Nielsen mencatat jumlah outlet Indomaret bertambah menjadi 3.892 outlet dari tahun sebelumnya 3.093 outlet. Alfamart mencapai 3.373 outlet naik dari tahun sebelumnya 2.779 outlet.
Sementara itu data terbaru dari Indomaret mengungkapkan jumlah outlet minimarket mereka hingga kini mencapai 6.003 gerai. Rencananya tahun ini mereka akan menambah 1.000 gerai baru di seluruh Indonesia.
(hen/dnl)










































