Kenaikan Tarif Tol Bakrie Ditunda karena Banyak Lubang

Kenaikan Tarif Tol Bakrie Ditunda karena Banyak Lubang

- detikFinance
Senin, 06 Feb 2012 10:46 WIB
Kenaikan Tarif Tol Bakrie Ditunda karena Banyak Lubang
Jakarta - Pemerintah menunda kenaikan tarif tol milik PT Bakrie Toll Road untuk ruas Kanci-Pejagan karena masih banyak lubang. Harusnya tarif tol ini dinaikkan pada 25 Januari 2012 lalu.

Demikian disampaikan oleh Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Ahmad Gani Ghazali kepada detikFinance, Senin (6/2/2012).

"Jadi masih ada perbaikan lubang," ujar Ghani singkat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Memang dalam menentukan kenaikan tarif tol ini, pemerintah melalui BPJT akan mengevaluasi terlebih dahulu standar pelayanan minimum (SPM) dari ruas jalan tol yang akan dinaikkan tarifnya.

Apabila dalam evaluasi SPM ternyata ruas tol tersebut tidak bermasalah maka BPJT akan merestui kenaikan tarif tersebut. Namun jika standar belum terpenuhi maka operator wajib memperbaiki fasilitas yang disediakan.

Saat ini tarif tol Kanci (Jawa Barat)-Pejagan (Jawa Tengah) adalah sebesar Rp 21.500 untuk golongan I.

Seperti diketahui, Kementerian Pekerjaan Umum menyatakan tarif enam ruas tol di Indonesia segera naik tahun ini. Kenaikan tarif disesuaikan dengan laju inflasi di daerah tol tersebut berada.

Adapun keenam ruas tol yang akan naik adalah:


  1. Tol Waru-Juanda
  2. Tol Jakarta Outer Ring Road (JORR) W1: Kebon Jeruk-Penjaringan
  3. Tol Prof. Dr. Sedyatmo atau tol Bandara Soekarno-Hatta
  4. Tol Jakarta-Cikampek
  5. Tol Kanci-Pejagan
  6. Tol Surabaya Gresik
Sesuai Undang-Undang Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan di mana penyesuaian tarif jalan tol dilakukan setiap dua tahun sekali dan besarannya disesuaikan dengan besaran rata-rata inflasi pada daerah atau tempat tol itu.


(dnl/hen)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads