57% Ekonomi RI Dikuasai Pulau Jawa

57% Ekonomi RI Dikuasai Pulau Jawa

- detikFinance
Senin, 06 Feb 2012 14:27 WIB
57% Ekonomi RI Dikuasai Pulau Jawa
Jakarta - Pertumbuhan ekonomi Indonesia di 2011 mencapai 6,5% dengan nilai PDB mencapai Rp 7.427 triliun. Dari jumlah tersebut 57,6% ekonomi Indonesia dikuasai pulau Jawa.

Demikian disampaikan Plt Kepala BPS Suryamin dalam jumpa pers di kantor BPS, Jalan DR. Soetomo, Jakarta, Senin (7/11/2011).

"Untuk Jawa 57,5% dari PDB triwulan IV-2011 disumbang oleh Pulau Jawa, dengan urutan tiga provinsi terbesarnya adalah DKI Jakarta, Jawa Timur, dan Jawa Barat. Secara kuantitatif, kegiatan-kegiatan di sektor sekunder dan tersier masih terkonsentrasi di Pulau Jawa, sedangkan kegiatan sektor primernya lebih diperankan oleh luar Pulau Jawa," tutur Suryamin.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Setelah Jawa, pertumbuhan ekonomi Indonesia di 2011 sebanyak 23,6% disumbang oleh Sumatera. Lalu pulau Kalimantan 9,7%, Pulau Sulawesi 4,6%, dan sisanya 4,6% di provinsi-provinsi lainnya.

Berdasarkan perbandingan provinsi-provinsi di Indonesia, tiga provinsi penyumbang terbesar di Pulau Jawa adalah DKI Jakarta (16,5%), Jawa Timur (14,7%), dan Jawa Barat (14,3%). Kemudian, di Pulau Sumatra urutannya adalah Riau (7%), Sumatera Utara (5,2%), dan Sumatera Selatan (3%).

Namun sayangnya, upaya pemerintah untuk menggeser porsi pertumbuhan ekonomi ke wilayah timur belum membuahkan hasil. Pasalnya, porsi pertumbuhan tersebut justru menurun jika dibandingkan tahun lalu. Pada 2010 porsi pertumbuhan untuk Maluku dan Papua sebesar 2,4%, sedangkan pada tahun ini sebesar 2,1%. Begitupun dengan kuartal IV, porsi pertumbuhan kedua wilayah tersebut sebesar 2%. Porsi tersebut menurun jika dibandingkan kuartal IV 2010 sebesar 2,6%.

Bali dan Nusa Tenggara pun juga mengalami penurunan dari 2,7% di 2010 menjadi 2,6% di 2011. Wilayah yang mengalami peningkatan adalah Sumatera, dari 23,1% di 2010 menjadi 23,5% di 2011, Kalimantan dari 9,2% menjadi 9,6%, dan Sulawesi dari 4,5% menjadi 4,6%.

(nia/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads