"Ya optimis tercapai, kalau kita melihat di 2010 dengan pertumbuhan 6,1 persen kita membuat lapangan kerja 3,3 juta, itu kan berarti 550 ribu (per 1%)," kata saat ditemui di kantornya, Jalan Wahidin Raya, Jakarta, Senin (6/2/2012).
Namun, Hatta menyatakan penciptaan lapangan kerja ini tidak hanya berasal dari APBN melainkan dari program-program pemerintah yang memberikan kesempatan pengusaha untuk ikut serta sehingga menciptakan lapangan kerja baru.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ke depan, Hatta mengharapkan semua komponen pertumbuhan ekonomi terus meningkat, terutam penggunaan APBN 2012. "APBN kita tertinggi yang mencapai Rp 1.400 triliun. Nah belanja yang harus kuat, jangan duitnya, mangkrak di BI," pungkasnya.
Disisi lain, lanjut Hatta, pertumbuhan ekonomi tahun 2011 belum optimal. Pasalnya, dari sisi belanja, lanjut Hatta, masih bisa didorong agar memberikan penambahan kontribusi dalam pertumbuhan ekonomi.
"Saya kira memang kalau 2011 harus kita akui harusnya bisa lebih dari itu. Apabila APBN kita memiliki tendangan yang baik. Tendangan yang baik itu kalau belanjanya juga baik sehingga kita kehilangan 0,1 atau 0,2 dari sisi itu saja, makanya ini salah satu yang harus kita perbaiki ke depan," ujarnya
(nia/hen)











































