PT Pos Siap Kirim 245.000 Surat & 16.000 Paket di 2012

PT Pos Siap Kirim 245.000 Surat & 16.000 Paket di 2012

- detikFinance
Kamis, 09 Feb 2012 16:46 WIB
PT Pos Siap Kirim 245.000 Surat & 16.000 Paket di 2012
Jakarta - PT Pos Indonesia (Persero) menargetkan dapat melakukan pengiriman surat lebih dari 245.000 pucuk surat standar (perangko) di 2012. PT Pos juga optimis mampu mengirimkan 16.000 paket pos juga tahun ini.

Demikian disampaikan Direktur Utama PT Pos Indonesia I Ketut Mardjana dalam siaran pers yang diterima detikFinance di Jakarta, Jumat (9/2/2012).

"Diperkirakan tahun 2012 ini Pos Indonesia akan melakukan pengiriman lebih dari 245 ribu pucuk surat standar (berperangko) dan lebih dari 16 ribu paket pos dengan mengoperasikan Sistem Kontrol Operasi," kata Ketut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dijelaskan Ketut, PT Pos hari ini meluncurkan Sistem Kontrol Operasi (Operation Control System / OCS) agar semua transaksi dalam setiap tahapan proses operasi dapat terkendali secara harian (day to day) sesuai dengan standar ketetapan waktu (COT) yang ditetapkan pada setiap Unit Pelayanan Teknis (UPT).

Penerapan Sistem Kontrol Operasi (OCS) merupakan bagian dari strategi manajemen untuk meningkatkan kualitas operasi Pos Indonesia dalam pengelolaan proses operasi indoor maupun outdoor yang meliputi Collection, Process, Transport serta Delivery (C-P-T-D) pada setiap unit operasi.

"Bagian operasi akan dapat mengontrol semua pergerakan kiriman di wilayah dan juga secara nasional. Bagi pelanggan Pos Indonesia yang tidak memiliki jaringan internet dan ingin mengetahui pergerakan kirimannya, maka akan dilayani dengan sistem ini oleh staf Pos Indonesia setempat,” jelas Ketut.

Sistem Kontrol Operasi akan menyajikan performansi atau kinerja pencapaian standar waktu harian pada rangkaian tahapan proses operasi C-P-T-D , sehingga realisasi proses operasi dapat terlaksana sesuai dengan standar yang ditetapkan.

Proses pengendaliannya dilakukan dalam satu ruangan (Work Room) melalui panel monitor kinerja aktivitas proses operasi dimana akan dilakukan koordinasi harian antara Kantor Pusat dengan Kantor Divre sehingga setiap permasalahan dapat memperoleh solusi dan perbaikan pada kesempatan pertama.

"Dengan Sistem Kontrol Operasi yang handal, maka akan mendorong peningkatan market share bisnis surat dan paket," tutup Ketut.

(dru/hen)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads