Pihak Mandala rencananya akan menawarkan tiket perjalanan tarif murah ke tujuan domestik serta internasional di dalam radius terbang 5 jam. Mengenai jumlah pesawat, rute awal dan destinasi-destinasinya akan diumumkan setelah kesemua persetujuan telah diberikan oleh kementerian perhubungan.
Demikian keterangan tertulis Tiger Airways yang diterima detikFinance, Jumat (10/2/2012)
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Setelah AOC (Air Operator Certificate)-nya dikeluarkan. Mandala adalah usaha bersama pertama Tiger Airways dan kerjasama ini merupakan sebuah langkah signifikan dalam usaha kami memperluas tapak kami di wilayah ini," kata Chin Yau Seng.
AOC ini rencananya akan diaktifkan kembali pada Februari 2012. Setelah itu penjualan tiket akan dimulai dan penerbangan akan dimulai kembali pada April 2012. Sebelumnya Mandala Airlines berhenti terbang 13 Januari 2011, akibat kekurangan dana operasional dan menumpuknya utang.
Sementara itu pemilik Saratoga Group Sandiaga Uno yang memiliki saham Mandala sebesar 51,3% mengatakan sangat senang dengan diselesaikannya investasi ini oleh Tiger Airways.
"Kami bangga bisa membantu menghidupkan kembali Mandala, sebuah ikon Indonesia yang dicintai, terbang lagi di angkasa Indonesia," kata Sandiaga.
Tiger Airways merupakan perusahaan yang berbadan hukum di Singapura pada 1 Februari 2007. Didirikan pada September 2004, Tiger Airways memiliki 31 pesawat Airbus A320.
Tiger berkomitmen untuk menambah jumlah armada kapalnya menjadi 68 pada Desember 2015. Selain itu, 2 pesawat Airbus A319 dioperasikan secara independen oleh SEAIR di Filipina.
(hen/dnl)










































