Pakai Airbus A320, Mandala Tawarkan Tiket Murah

Pakai Airbus A320, Mandala Tawarkan Tiket Murah

- detikFinance
Jumat, 10 Feb 2012 13:50 WIB
Pakai Airbus A320, Mandala Tawarkan Tiket Murah
Jakarta - Saat mengudara kembali pada April 2012 nanti, maskapai Mandala Airlines memastikan akan menerapkan konsep maskapai bertarif murah atau Low Cost Carrier (LCC). Konsep ini mengadopsi model bisnis Tiger Airways selaku pemegang saham 33%.

Pihak Mandala rencananya akan menawarkan tiket perjalanan tarif murah ke tujuan domestik serta internasional di dalam radius terbang 5 jam. Mengenai jumlah pesawat, rute awal dan destinasi-destinasinya akan diumumkan setelah kesemua persetujuan telah diberikan oleh kementerian perhubungan.

Demikian keterangan tertulis Tiger Airways yang diterima detikFinance, Jumat (10/2/2012)

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Seperti maskapai penerbangan grup Tiger Airways lainnya, Mandala akan mengoperasikan pesawat Airbus A320. CEO Tiger Airways Holding Limited, Chin Yau Seng, mengatakan pihaknya merasa senang dengan diselesaikannya transaksi pembelian 33% saham Mandala oleh Tiger Airways. Pihak Tiger sangat bersemangat untuk kembali menerbangkan Mandala.

"Setelah AOC (Air Operator Certificate)-nya dikeluarkan. Mandala adalah usaha bersama pertama Tiger Airways dan kerjasama ini merupakan sebuah langkah signifikan dalam usaha kami memperluas tapak kami di wilayah ini," kata Chin Yau Seng.

AOC ini rencananya akan diaktifkan kembali pada Februari 2012. Setelah itu penjualan tiket akan dimulai dan penerbangan akan dimulai kembali pada April 2012. Sebelumnya Mandala Airlines berhenti terbang 13 Januari 2011, akibat kekurangan dana operasional dan menumpuknya utang.

Sementara itu pemilik Saratoga Group Sandiaga Uno yang memiliki saham Mandala sebesar 51,3% mengatakan sangat senang dengan diselesaikannya investasi ini oleh Tiger Airways.

"Kami bangga bisa membantu menghidupkan kembali Mandala, sebuah ikon Indonesia yang dicintai, terbang lagi di angkasa Indonesia," kata Sandiaga.

Tiger Airways merupakan perusahaan yang berbadan hukum di Singapura pada 1 Februari 2007. Didirikan pada September 2004, Tiger Airways memiliki 31 pesawat Airbus A320.

Tiger berkomitmen untuk menambah jumlah armada kapalnya menjadi 68 pada Desember 2015. Selain itu, 2 pesawat Airbus A319 dioperasikan secara independen oleh SEAIR di Filipina.
(hen/dnl)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads