Waralaba Lokal Berumur Pendek, Kemendag Siap Batasi Waralaba Asing

Waralaba Lokal Berumur Pendek, Kemendag Siap Batasi Waralaba Asing

- detikFinance
Jumat, 10 Feb 2012 17:10 WIB
Waralaba Lokal Berumur Pendek, Kemendag Siap Batasi Waralaba Asing
Jakarta - Membanjirnya waralaba asing khususnya dikota besar tidak diimbangi dengan jumlah waralaba lokal. Kementerian Perdagangan pun berjanji paling lambat akhir tahun 2012 sudah mengeluarkan peraturan untuk membatasi keberadaan Waralabar asing.

"Kita akan batasi keberadaan waralaba asing, termasuk master Franchise waralaba asing tersebut di Indonesia, khususnya dikota-kota besar," kata Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan, Gunaryo, dikantornya, Jakarta, Jumat (10/2/2012).

Menurut Gunaryo, pembatasan ini didasari makin minimnya waralaba lokal yang eksis. "Banyak waralaba lokal yang baru terdaftar paling hanya satu-dua tahun bangkrut, dan lebih dikarenakan kalah bersaing, sementara waralaba asing makin eksis dan makin besar," katanya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pembatasan Waralaba asing ini nantinya juga diharapkan menjadi stimulus bagi waralaba lokal yang sudah bertahan lama bisa melebarkan sayapnya ke luar negeri.

"Kami juga ingin melihat waralaba lokal tidak hanya berbicara dilevel domestik, tetapi juga diluar negeri, terutama dengan negara tetangga seperti malaysia, Singapura, bahkan kalau bisa sampai Afrika Selatan dan Timur Tengah yang mempunyai pasar bagus bagi produk dalam negeri," harap Gunaryo.

Ditambahkan Gunaryo, Kemendag juga akan menerbitkan peraturan yang sama dengan negara asing dalam perizinan membuka waralaba asing.

"Pasalnya waralaba lokal kita sangat susah sekali buka cabang di luar negeri, ada aja hambatannya. Kami juga ingin memberlakukan hal yang sama, bukan mempersulit, tetapi menyamakan perlakuan waralaba kita dinegara mereka yang banyak mempersulit pembukaan waralaba asing," ungkapnya.

Gunaryo memperkirakan dalam beberapa bulan lagi, peraturan tersebut akan keluar. "Tidak lama, tidak sampai tahun depan, paling beberapa bulan lagi sudah keluar," tandasnya.

(qom/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads