Proses pendapingan akan dilakukan selama 1 tahun bagi UKM yang sudah punya minimal 3 gerai dan sedikitnya memiliki karyawan 5 orang. Para peserta UKM ini juga harus berkomitmen mengikuti program ini dan punya tekad kuat usahanya menjadi waralaba.
Ketua Umum Asosiasi Franchise Indonesia Anang Sukandar mengatakan upaya ini sebagai cara untuk menumbuhkan waralaba lokal. Diharapkan waralaba Indonesia banyak yang bisa go international dan menguasai pasar dalam negeri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk menjelankan program ini, kementerian perdagangan menggandeng konsultan waralaba Ben WarG Consulting (BWC). Selama setahun para UKM ini akan mendapat pendampingan bagaimana bisa menjadi waralaba yang berprospek, akan dipilih sebanyak 120 UKM.
"Salah satu tujuannya adalah agar UKM terkenal, buat apa kalau bikin waralaba tapi tak terkenal, jadi harus terkenal dulu," katanya.
Kasubdit Kelembagaan Usaha Perdagangan Ditjen Pedagang Dalam Negeri Maruli Sitomorang mengatakan pendaftaran UKM yang berminat program ini bisa berlangsung ke kementerian perdagangan. Rencananya akan ada roadshow acara serupa selain di Jakarta, ada di Bandung, Yogyakarta, Medan, dan Palembang. Setelah setahun akan diseleksi siapa yang sangat prospektif menjadi waralaba dan akan diikutsertakan ikut pameran dalam negeri dan internasional.
"Kalau ada gagal dia nggak akan diikutin program ini selanjutnya, kalau sukses akan dilibatkan pameran internasional," katanya.
Bagi yang berminat bisa langsung menghubungi Subdit Kelembagaan Usaha Perdagangan Ditjen Pedagang Dalam Negeri Kementerian Perdagangan. Selain itu UKM yang berminat bisa mendaftar ke alamat email: iklan_majalahfranchise@yahoo.com.
(hen/dnl)











































