Pergantian Direksi & Komisaris Pertamina Belum Jelas
Jumat, 30 Jul 2004 19:04 WIB
Jakarta - Kabar pergantian direksi dan komisaris Pertamina hingga kini belum jelas. Komisaris Pertamina Roes Aryawijaya mengaku dirinya belum diberitahu soal pergantian tersebut. Ia pun mempertanyakan mengapa dirinya dituntut mundur sehubungan merebaknya pemberitaan bahwa pemerintah akan mengganti jajaran direksi dan komisaris Pertamina."Untuk apa saya mundur?" kata Roes saat ditemui di sela-sela Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) di kantor Telkom, Jl. Gatot Subroto, Jakarta, Jumat (30/7/2004).Roes mengaku hingga kini belum ada pemberitahuan, baik dari pemerintah maupun Pertamina, mengenai rencana pergantian direksi atau komisaris. Namun demikian, ia mengaku, jika Pertamina membutuhkan pertumbuhan yang lebih baik, maka manajemen harus bergerak lebih cepat dan responsif."Kalau menginginkan pertumbuhan lebih cepat, gerakannya memang harus cepat dan responsif. Tentu perlu ada penggantian. Tapi kapan waktunya, saya tidak tahu," kata Roes, yang juga menjabat Deputi Menneg BUMN bidang Telekomunikasi, Pertambangan dan Industri Strategis. Ia juga menjelaskan pengangkatan direksi dan komisaris Pertamina tidak perlu melalui uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test). Pasalnya, saat ini saham Pertamina seluruhnya masih dikuasai pemerintah.
(ani/)











































