Demikian disampaikan oleh Dirjen Perhubungan Udara Herry Bakti S. Gumay di sela acara Singapore Airshow 2012, Singapura, Jakarta, Rabu (15/2/2012).
"Harus sudah ada 5 (pesawat) nanti. Nah 1 masih di Singapura, kemarin satu sudah di Jakarta," jelas Herry.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi istilahnya Mandala sudah dalam proses tahap fase 4 atau fase terakhir. Setelah ini bisa tinggal jalan," kata Herry.
Dikatakan Herry, saat ini Mandala sudah melakukan tes terbang terhadap 2 pesawatnya dan targetnya akan kembali terbang pada April 2012 nanti.
Modal pengoperasian kembali Mandala saat ini, ujar Herry, sebanyak 60% lebihnya adalah dari Saratoga Capital milik pengusaha Sandiaga Uno. Sisa modal didapat dari maskapai asal Singapura yaitu Tiger Airways.
Β
Sebelumnya Kepala Pusat Komunikasi Publik Kementerian Perhubungan Bambang S. Ervan menyatakan jika AOC sudah keluar maka Mandala bisa kembali beroperasi meski dengan 2 pesawat. Namun Kemenhub tetap akan menetapkan jangka waktu agar Mandala bisa memenuhi syarat mengoperasikan 10 pesawat, berupa 5 pesawat milik sendiri dan 5 pesawat sewa dalam setahun ke depan.
Seperti diketahui, Mandala Airlines berhenti terbang 13 Januari 2011, akibat kekurangan dana operasional dan menumpuknya utang hingga mencapai Rp 2,4 triliun. Jumlah utang Mandala Airlines mencapai Rp 2,45 triliun kepada kreditur konkuren yang jumlahnya ratusan, dan utang ke kreditur separatis yaitu Bank Victoria Rp 54,14 miliar.
Berhentinya operasional Mandala sempat mengejutkan karena sebelumnya maskapai ini sempat mencuatkan berbagai rencana ambisius. Berbulan-bulan Mandala harus melakukan negosiasi restrukturisasi utang dengan para krediturnya, termasuk pada pemegang tiket yang meminta refund.
(dnl/hen)











































