Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Ahmad Ghani Ghazali mengatakan, penetapan tarif tol Surabaya-Gresik telah ditandatangani Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto.
"Februari ini ada kenaikan tarif tol Surabaya-Gresik 12,5% rata-rata. Pemberlakuannya Senin depan. Sudah ditandatangani Pak Menteri," kata Ghani di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (16/2/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ditambahkan Ghani, pemerintah tahun ini akan menaikkan tarif tol di enam ruas. Diantaranya Tol Waru-Juanda, Tol Jakarta Outer Ring Road (JORR) W1: Kebon Jeruk-Penjaringan, Tol Prof. Dr. Sedyatmo atau tol Bandara Soekarno-Hatta, Tol Jakarta-Cikampek, Tol Kanci-Pejagan, dan Tol Surabaya Gresik.
Sisa lima ruas lain, belum ditentukan besaran kenaikannya. BPJT baru akan meminta angka resmi inflasi dua tahun terakhir kepada Badan Pusat Statistik (BPS) yang kemudian dijadikan acuan kenaikan.
"Kenaikan kan berdasarkan ketentuan sejalan dengan inflasi di daerah tersebut. Inflasi dua tahunan. Kami baru akan meminta BPS, persis angka inflasinya berapa," ucapnya.
(wep/dnl)











































