SBY Yakin Tahun 2009 PDB Indonesia Capai 7,6%
Senin, 02 Agu 2004 11:19 WIB
Jakarta - Calon presiden dari Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yakin pertumbuhan ekonomi pada tahun 2009 bisa mencapai 7,6 persen. Sementara, jumlah pengangguran diperkirakan bisa turun dari 10,3 persen menjadi 5,1 persen. Sedangkan angka kemiskinan turun dari 17,4 persen menjadi 8,2 persen.SBY menyampaikan hal itu dalam dialog antara KADIN dengan capres-cawapres di Gedung JCC, Senayan, Jakarta, Senin, (2/8/2004). Hadir dalam acara tersebut seluruh perwakilan kamar dagang asing di Indonesia.Dalam forum itu SBY menjelaskan, solusi menurunkan angka pengangguran selama lima tahun ke depan adalah dengan meningkatkan investasi, revitalisasi pedesaan serta meningkatkan iklim usaha yang kondusif.Sementara untuk tax ratio, SBY menargetkan bisa mencapai 19 persen pada tahun 2009. Tax ratio saat ini yang hanya sekitar 13 persen dinilainya masih sangat rendah."Memang menurut banyak pihak angka itu terlalu ambisius, namun peningkatan tax ratio penting karena pajak bisa mendukung kekuatan fiskal kita," katanya.Ia mengakui saat ini Indonesia membutuhkan peningkatan pajak karetax ratio adalah memperlebar basis pajak, membuat prosedur yang jelas, serta perbaikan kelembagaan," katanya.Sementara Ketua Umum KADIN MS Hidayat menyampaikan, keberhasilan pemerintah baru mendatang untuk menciptakan iklim investasi dan bisnis yang baik merupakan fondasi untuk pertumbuhan ekonomi yang tinggi, yang diperlukan untuk mengatasi masalah pengangguran dan kemiskinan. Pemerintah baru harus mencanangkan platform ekonomi baru yang baik sehingga calon investor kembali menaruh kepercayaan dan menanamkan modalnya di Indonesia."Pemerintah terpilih pada September nanti tidak mungkin menerapkan bussiness as usual karena strategi tersebut tidak membuat investor datang ke Indonesia seperti yang telah kita alami sejak krisis melanda Indonesia," katanya.Ia berjannji dunia usaha akan menjadi corporate citizen yang bertanggung jawab membantu mengatasi masalah-masalah penganguran dan kemiskina.
(mi/)











































