Demikian disampaikan Fahmi, seorang pedagang beras di Pasar Induk Cipinang kepada detikFinance, Sabtu (25/2/2012).
"Beras impor itu murah harganya, namun rasanya hambar. Konsumen banyaknya itu beli beras IR64 lokal yang harganya Rp 9.700-Rp 9.800 per kg," jelasnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Impor ini kan untuk back up stok beras. Kalau stok kita banyak, kita nggak akan beli beras impor. Selain itu beras impor ini juga untuk menekan harga karena harga beras impor murah," ujar Fahmi.
Harga beras paling mahal saat ini adalah untuk beras jenis Pandan Wangi dengan harga Rp 11 ribu per kg, turun dari bulan lalu Rp 12 ribu per kg.
Memang harga beras paling murah adalah beras Bulog Rp 6.500 per kg tapi kualitasnya kurang bagus jika dibandingkan dengan beras lokal.
(dnl/dnl)











































