"BUMN salah satu kelemahannya adalah kebanyakan rapat itu yang saya utarakan beberapa hari setelah saya menjabat menteri. Rapat di Kementerian BUMN harus turun sampai 50%," tegas Dahlan.
Hal ini diutarakannya dalam acara peluncuran buku 'Dua Tangis dan Ribuan Tawa' dalam acara Kompas Gramedia Bookfair di Istora Senayan, Jakarta, Rabu (29/2/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya menyuruh semua direksi BUMN seperti Direktur PTPN I-VI membuat grup BBM. Ini sangat efektif untuk berbagi informasi dan juga melakukan meeting padahal mereka terjebak macet," kata Dahlan.
Dahlan Iskan, kelahiran Magetan, Jawa Timur 17 Agustus 1951 telah dilantik Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) Menteri BUMN. Pemilik Jawa Pos Grup itu sebelumnya merupakan Dirut PLN. Berdasarkan laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN) KPK, per tanggal 30 Maret 2010, total harta kekayan Dahlan Iskan mencapai Rp 151.175.622.274.
(dnl/hen)











































