8 Jam di Kejagung, Dhana Dicecar Seputar Pajak

8 Jam di Kejagung, Dhana Dicecar Seputar Pajak

M Rizki Maulana - detikFinance
Kamis, 01 Mar 2012 21:05 WIB
8 Jam di Kejagung, Dhana Dicecar Seputar Pajak
Jakarta - Berpakaian batik cokelat dan menutupi muka, mantan pegawai Ditjen Pajak Dhana Widyatmika keluar dari kantor Kejaksaan Agung (Kejagung) setelah diperiksa penyidik hingga 8 jam. Dhana terus dicecar soal pekerjaannya di Ditjen Pajak.

Dhana diperiksa sejak pukul 10.00 WIB hingga 18.45 WIB. Setelah sedikit kericuhan, Dhana akhirnya melepas maskernya, dan tak bicara sepatah kata pun.

"Pemeriksaan pada sekitar riwayat hidup dan pekerjaan yang bersangkutan," jelas pengacara Dhana, Daniel Alfredo di Kejagung, Jl Sultan Hasanuddin, Jakarta, Kamis (1/3/2012).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Alfredo mengatakan, pemeriksaan Kejagung pada Dhana Widyatmika dikebut. Dhana akan kembali menjalani pemeriksaan pada Jumat (2/3/2012) esok pagi. Pemeriksaan hari ini baru seputar riwayat hidup dan pekerjaan.

Kapuspenkum Kejagung, Adi Toegarisman memastikan Kejagung akan memeriksa istri Dhana Widyatmika pada pekan depan. Wanita berinisial DA tersebut akan diperiksa dalam kapasitasnya sebagai saksi.

Seperti diketahui Dhana telah dijadikan tersangka oleh Kejagung sejak 16 Februari 2012. Kejagung juga telah memohon kepada Imigrasi untuk mencekal Dhana ke luar negeri. Dan atas permintaan itu, per 21 Februari 2012 Imigrasi mencekal Dhana selama 6 bulan. Dhana dijerat dengan pasal 2, 3, dan 5 UU Tindak Pidana Korupsi.

Namun, dari kondisi rumah yang dimiliki Dhana, agak janggal juga bila dia seorang miliarder sebagaimana Gayus Tambunan. Dari catatan Imigrasi, Dhana juga jarang ke luar negeri. Dari Desember 2010-November 2011, Dhana tercatat hanya dua kali ke luar negeri: ke Arab Saudi dan Singapura.

Berikut tanggapan Dhana terkait tudingan kasus korupsi oleh Kejagung:

"Kasus ini tidak berhubungan sama sekali dengan istri saya, melainkan murni permasalahan pribadi saya terkait dengan transaksi dalam rekening saya yang dinilai tidak sesuai dengan exposure gaji saya sebagai PNS.

Saya sungguh kaget kesimpangsiuran berita yang beredar saat ini apalagi mengaitkan dengan institusi DJP (Ditjen Pajak) di mana kebetulan istri saya bertugas. Sangat tidak relevan masalah ini dikaitkan dengan kasus Gayus Tambunan.

Mengenai rekening/transaksi yang saya miliki dapat dijelaskan dengan usaha yang saya miliki tetapi tidak dengan nilai fantastis seperti yang beredar. Apalagi terkait rekening isteri saya yang hanya berisi gaji."

(nwk/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads